Berita Semarang
Pemkot Semarang Siapkan Skema Ritasi dan Sterilisasi TPS
Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menyebut tengah menyiapkan skema ritasi pengangkutan sampah yang lebih disiplin
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menyebut tengah menyiapkan skema ritasi pengangkutan sampah yang lebih disiplin dengan dukungan infrastruktur yang diperkuat sebagai solusi penanganan persoalan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Muktiharjo Kidul, Pedurungan.
Kapasitas kontainer di lokasi akan ditambah untuk memastikan seluruh sampah dapat terakomodasi tanpa meluber ke tanah.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti menyebutkan, Pemkot akan menyiapkan empat kontainer dan empat armada arm roll dengan ritasi terjadwal setiap harinya.
"Pemkot Semarang akan menyiapkan empat kontainer dan empat armada Arm roll yang masing-masing melayani tiga ritasi per hari. Jadi total akan ada 12 ritasi harian.
Saya juga minta setiap hari setidaknya ada satu unit Dump Truck yang bertugas 'membilas' sisa-sisa sampah yang tercecer agar kondisi lahan tetap bersih, rata, dan rapi," kata Agustina dalam keterangannya.
Terkait ketertiban, lanjut Agustina, Pemkot memberikan imbauan kepada pengguna kendaraan roda empat atau pick-up yang kerap menyalahgunakan fungsi TPS.
Menurut Agustina, kapasitas kontainer yang terbatas hanya diperuntukkan bagi sampah rumah tangga yang diangkut oleh petugas resmi lingkungan.
Baca juga: Hari Ini Persibas Banyumas vs Persibangga Purbalingga, Laskar Bawor Tetap Pasang Target Maksimal
Baca juga: BREAKING NEWS: Jalur Rel Kereta Api di Pekalongan Kembali Tergenang, 8 KA Daop 4 Semarang Dibatalkan
"TPS itu Tempat Pembuangan Sementara yang diperuntukkan bagi petugas gerobak, becak sampah, atau motor roda tiga.
Untuk mobil pick-up atau kendaraan roda empat lainnya, wajib langsung buang ke TPA Jatibarang, jangan di TPS, sebab seberapa banyak pun kontainer yang kami siapkan akan cepat penuh," tegas Agustina.
Selain itu, Agustina mengajak masyarakat untuk menumbuhkan kembali kedisiplinan kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Ia menekankan, pengelolaan sampah membutuhkan dukungan aktif dari warga.
"Mari kita jaga bersama kebersihan lingkungan demi kesehatan dan kenyamanan kita semua.
Kalau ini berjalan seiring, saya yakin Kota Semarang akan lebih bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan," imbuhnya.
Sementara itu, sebut dia, Pemkot Semarang telah melakukan penanganan intensif terhadap penumpukan sampah di TPS Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan.
Hingga jelang akhir pekan ini, tercatat sebanyak 145 ritasi sampah telah dipindahkan dari lokasi tersebut ke TPA Jatibarang.
| Pemkot Semarang Himpun 14 Sapi dan 50 Kambing untuk Kurban Iduladha 1447 H |
|
|---|
| Cegah Anjing Stres, Komunitas Anjing Semarang Rutin Ajak Peliharaan Jalan Sore di Kota Lama |
|
|---|
| Detik-detik Evakuasi Jenazah Nelayan Tenggelam di Semarang, Ditemukan di Dekat Drum Rakitan |
|
|---|
| Dosen PIPS dan MGMP IPS Dorong Penguatan Pendidikan Iklim di Sekolah |
|
|---|
| Cerita Celyna Grace Juara Indonesian Idol 2026 Asal Semarang saat SMA, Aktif di Basket Juga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260118_sampah.jpg)