Kamis, 28 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Target Investasi Kota Semarang 2026 Diproyeksikan Rp9,9 Triliun

Target investasi Kota Semarang pada tahun 2026 diproyeksikan berada di kisaran Rp9,9 triliun sebagaimana

Tayang:
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Idayatul Rohmah
ILUSTRASI - Suasana mal dan perkantoran di Semarang. Tribun Jateng/Idayatul Rohmah 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Target investasi Kota Semarang pada tahun 2026 diproyeksikan berada di kisaran Rp9,9 triliun sebagaimana tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).


Namun demikian, untuk saat ini, target dari pemerintah pusat melalui Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) belum diterbitkan.


Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Semarang, Diah Supartiningtias menyatakan, pihaknya optimistis mencapai target yang ditetapkan.


"Target dari BKPM lebih tinggi, tahun 2025 saja targetnya Rp11 triliun dan sudah terlampaui Rp11,1 triliun.


Insyaallah saya optimistis, karena tahun 2025 Semarang sudah bisa menorehkan angka 11,1 triliun. Kalau Rp9,9 triliun insyaallah kan bisa," jelas Diah.


Diah menyebutkan, capaian investasi Kota Semarang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan realisasi yang berada di atas target tahunan.

Pada tahun 2024, target investasi Kota Semarang ditetapkan sebesar Rp9,7 triliun dan terealisasi Rp9,8 triliun.

Baca juga: Beredar Info Orang Diduga Mabuk Bawa Senpi di Tanah Mas, Polsek Semarang Utara Lakukan Penyisiran

Baca juga: Update Harga BBM Terbaru Rabu 4 Februari 2026: Harga Pertamax dan Dex Series Turun


Sementara pada tahun 2025, berdasarkan surat dari Kepala DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah, target investasi Kota Semarang sebesar Rp11 triliun dengan realisasi mencapai Rp11,147 triliun atau 101,34 persen.


Diah menjelaskan, sektor penyumbang investasi terbesar di Kota Semarang masih berasal dari sektor telekomunikasi, transportasi, dan perdagangan.


Ketiga sektor tersebut mendominasi realisasi penanaman modal di wilayah tersebut.


Ia juga menyebutkan, infrastruktur serta sistem perizinan menjadi faktor yang memengaruhi minat investasi di Kota Semarang.

Infrastruktur kota dinilai telah berkembang, sementara proses perizinan kini dilakukan secara daring.


"Karena perizinan sekarang semuanya sudah melalui online, tidak perlu tatap muka, tentu persyaratan juga tidak seribet yang dahulu, maka mendorong para investor untuk datang ke Kota Semarang," katanya. (idy)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved