Ramadan 2026
"Agak Mengerikan" Respons Wali Kota Semarang Soal Harga Bahan Pangan Melejit Jelang Ramadan
Menjelang bulan Ramadan, harga sejumlah bahan pangan di pasaran terpantau mengalami kenaikan.
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Menjelang bulan Ramadan, harga sejumlah bahan pangan di pasaran terpantau mengalami kenaikan. Kondisi ini mendapat perhatian dari pemerintah kota (Pemkot) Semarang.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti tidak memungkiri lonjakan harga yang terjadi cukup signifikan.
"(Kami) pantau terus-menerus. Jadi, kita memiliki sistem alat. Ya, stabil tapi memang agak mengerikan sih," ujarnya.
Baca juga: Bahas Perda Miras Jelang Ramadan, Sekda Wonosobo: Harus Dikendalikan Lebih Ketat
Baca juga: 3 Hari Mencari Nadia. Tim SAR Bertaruh Nyawa Sisir Arus Sungai Karangmalang Semarang
Ia mengatakan, pihaknya tidak tinggal diam menghadapi kenaikan harga tersebut.
Ia berujar, telah meminta Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perdagangan untuk melakukan pemantauan intensif untuk mengendalikan gejolak harga di pasar.
"Dan direncanakan Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perdagangan akan melakukan operasi pasar," katanya.
Agustina melanjutkan, operasi pasar yang digelar bukan dalam skala besar, melainkan dilakukan secara bertahap dan menyasar titik-titik tertentu.
Operasi pasar tersebut diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat menjelang Ramadan, periode yang biasanya diiringi peningkatan permintaan.
"Jadi operasi pasar kecil-kecil, yang mengintervensi pasar dan pusat-pusat perdagangan," terangnya.
Sementara itu, pantauan Tribun Jateng di pasar tradisional, kenaikan harga utamanya terjadi pada cabai rawit merah atau biasa disebut cabai setan yang mencapai rata-rata harga Rp90.000/Kg.
Selain itu, juga bawang merah dan berbagai bahan pangan hortikultura.
"Harganya naik banyak, terutama cabai, brambang, bawang, dan sayur. Harga cabai naik, tadinya Rp50.000/Kg jadi Rp90.000/Kg.
Kemudian bawang merah tadinya Rp30.000/Kg, sekarang jadi 60.000/Kg," sebut Jumirah (68), pedagang di Pasar Peterongan, Kamis (12/2/2026).
Sedangkan harga sayur, lanjut dia, mengalami kenaikan rata-rata Rp3.000-Rp4.000.
"Bayam tadinya Rp5.000 sekarang jadi Rp8.000. Labu siam, tadinya Rp5.000 jadi Rp9.000," terangnya.
| Bukan dari Arab, Inilah Sejarah Unik Halalbihalal dari Tradisi Nusantara hingga Tren Potluck |
|
|---|
| Pesta Kembang Api dan Mobil Hias Meriahkan Malam Takbiran di Kauman Semarang |
|
|---|
| Atraksi Sembur Api Jadi Magnet Kemeriahan Malam Takbiran di Kebumen |
|
|---|
| Menelusuri Jejak Sejarah dan Filosofi di Balik Tradisi Malam Takbiran |
|
|---|
| Cadangan BBM Nasional Hanya 20 Hari, Sripeni Yakin Cukup untuk Antar Warga Pulang Kampung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260212_HARGA-NAIK-Suasana-kawasan-Pasar-Peteronga.jpg)