Senin, 1 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Kebakaran di Permukiman Padat Jalan Saputan Raya Semarang, Enam Rumah Terdampak

Kebakaran melanda permukiman warga di Jalan Saputan Raya RT 4 RW 13, Kelurahan Jomblang, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang

Tayang:
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: muslimah
Istimewa
KEBAKARAN - Kebakaran di rumah padat penduduk jalan Saputan Raya RT 4 RW 13, Kelurahan Jomblang, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jumat (6/3/2026) dini hari 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG — Kebakaran melanda permukiman warga di Jalan Saputan Raya RT 4 RW 13, Kelurahan Jomblang, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jumat (6/3/2026) dini hari. Sebanyak enam rumah warga terdampak dalam peristiwa tersebut.

Seorang warga setempat, Agus (40), mengatakan dirinya mengetahui kebakaran saat api sudah cukup besar.

“Waktu saya tahu itu sudah terbakar. Saya juga telat datang, jadi posisinya api sudah membesar,” ujarnya kepada Tribunjateng.com di lokasi kejadian.

Baca juga: Asal Petasan Penyebab Kerusuhan Suporter Persijap dan Persis Terungkap, 3 Orang Dilarikan ke RS

Baca juga: Kondisi Terkini Mahasiswa Undip, 5 Jam Disiksa Puluhan Rekannya, Ini Katanya Soal Dugaan Pelecehan

Menurutnya, warga sekitar sempat berupaya memadamkan api secara mandiri menggunakan selang air.

Namun, selang yang digunakan tidak mampu menjangkau titik api di bagian belakang rumah yang terbakar.

“Warga sempat bantu pakai selang, tapi selangnya tidak sampai ke lokasi yang terbakar,” katanya.

Agus menyebut mobil pemadam kebakaran datang beberapa waktu kemudian.

Ia memperkirakan petugas pemadam datang sekira jam 03.00 WIB.

“Kalau mobil pemadam datangnya sekitar jam tigaan,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang diterimanya dari warga, terdapat enam rumah yang terdampak dalam kejadian tersebut.

Namun, kerusakan paling parah terjadi pada dua hingga tiga rumah yang berada di bagian belakang permukiman.

“Totalnya enam rumah terdampak, tapi yang parah dua sampai tiga rumah di bagian belakang,” jelasnya.

Beberapa rumah lain hanya mengalami kerusakan pada bagian dapur.

“Yang di depan itu hanya kena sedikit, ada yang bagian dapurnya saja,” tambahnya.

Agus mengatakan rumah miliknya tidak ikut terbakar dalam peristiwa tersebut.

Terkait penyebab kebakaran, ia menyebut hingga saat ini masih simpang siur di kalangan warga.

“Ada yang bilang dari kompor meledak, ada juga yang bilang karena korsleting listrik. Tapi pastinya belum tahu,” katanya.

Diperkirakan sekitar lima keluarga terdampak akibat kebakaran tersebut.

Sejumlah warga juga sempat mengalami syok saat kejadian berlangsung.

Di lokasi kejadian, beberapa unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan api.

Selain itu, dua unit ambulans juga terlihat di lokasi untuk membantu penanganan warga yang terdampak. 

Terpisah, Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Ade Bhakti Ariawan, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 02.30 WIB dari seorang warga bernama Bondan.

“Laporan masuk pukul 02.30 WIB melalui telepon. Setelah itu personel langsung diberangkatkan ke lokasi kejadian,” ujarnya.

Menurut Ade, tim pemadam dari Pleton 3 yang saat itu sedang bertugas piket malam pertama segera menuju lokasi dengan waktu respons sekitar 10 menit.

Sebanyak 30 personel dikerahkan dalam proses pemadaman tersebut.

Petugas juga menurunkan enam unit armada pemadam untuk menangani kebakaran di kawasan permukiman padat tersebut.

“Armada yang kami turunkan ada enam unit, yakni unit 31, 32, 35, 41, 33, dan 37,” jelasnya.

Ia menuturkan, petugas langsung melakukan upaya pemadaman setelah tiba di lokasi, dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

Selain itu, petugas juga berkoordinasi dengan pihak PLN untuk mengantisipasi potensi bahaya dari jaringan listrik di sekitar lokasi kebakaran.

“Kami juga menghubungi PLN untuk pengamanan jaringan listrik di sekitar lokasi,” katanya.

Proses pemadaman berlangsung selama beberapa jam hingga akhirnya api berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.00 WIB.

Berdasarkan pendataan sementara, luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 300 meter persegi dengan panjang sekitar 20 meter dan lebar 15 meter.

“Untuk kerugian materi sementara tercatat enam unit rumah tinggal terdampak. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut,” ungkapnya.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan dengan proses pendinginan serta pendataan di lokasi kejadian.

Penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan lebih lanjut. (Rad)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved