Minggu, 26 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Mudik 2026

"Konsisten Terhadap Jadwal" Dewan Soroti Target Perbaikan Jalan Pemkot Semarang Jelang Mudik Lebaran

DPRD Kota Semarang menyoroti target Pemerintah Kota Semarang yang menargetkan perbaikan jalan.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/Rezanda Akbar D
PERBAIKAN JALAN - Jalur Cepat di Jalan Kaligawe Semarang arah Demak tepatnya di depan Universitas Sultan Agung Semarang sedang dilakukan perbaikan jalan, kendaraan dialihkan ke jalur lambat sehingga terjadi penumpukan kendaraan yang melintas di jalur tersebut dibantu relawan dari masyarakat untuk mengatur arus lalu lintas, Rabu (14/1/2026)/TRIBUNJATENG/REZANDA AKBAR D. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – DPRD Kota Semarang menyoroti target Pemerintah Kota Semarang yang menargetkan perbaikan jalan selesai paling lambat H-10 sebelum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Agus Riyanto Slamet menilai, sejumlah perbaikan jalan memang mulai terlihat di beberapa titik.

Namun, ia menilai proses pengerjaan masih membutuhkan percepatan agar target tersebut dapat tercapai tepat waktu.

“Upaya penambalan jalan sudah terlihat di beberapa titik. Memang itu butuh proses. Kalau memang ditargetkan H-10 ya harapannya DPU konsisten terhadap jadwal yang mereka sampaikan, jangan sampai molor," tegas Agus.

TARGET PERBAIKAN JALAN - Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Agus Riyanto Slamet saat wawancara di kantornya, pekan ini.
TARGET PERBAIKAN JALAN - Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Agus Riyanto Slamet saat wawancara di kantornya, pekan ini. (TRIBUN JATENG/Idayatul Rohmah)

Menurut dia, pemerintah perlu memastikan jadwal pengerjaan tidak mengalami keterlambatan, mengingat arus mudik Lebaran akan segera berlangsung dan kondisi jalan menjadi salah satu faktor penting bagi kelancaran perjalanan pemudik.

Agus juga menyebut, apabila Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mengalami keterbatasan tenaga dalam pelaksanaan perbaikan, pengerjaan dapat melibatkan pihak ketiga atau kontraktor untuk mempercepat penanganan kerusakan jalan.

"Kalaupun nanti dia kekurangan tenaga ya mungkin bisa disubkan atau diberikan ke para kontraktor untuk segera dilakukan pengerjaan itu, karena itu sangat penting," katanyam

Di sisi lain, ia menilai sejumlah program perbaikan infrastruktur masih berada pada tahap konsolidasi dan proses lelang. Kondisi tersebut dinilai berpotensi membuat sebagian pekerjaan belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat.

Menurutnya, sejumlah usulan masyarakat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kemungkinan baru dapat dikerjakan setelah Lebaran.

Oleh karena itu, ia meminta agar perbaikan jalan yang menjadi jalur utama atau jalan protokol diprioritaskan terlebih dahulu, terutama yang dilalui pemudik dari luar kota.

"Mungkin jalan-jalan protokol itu yang di dahulukan sebelum Lebaran. Tapi kalau yang jalan-jalan yang di pinggir-pinggir mungkin ya agak nantilah urut ke pengerjaannya, karena mungkin dikerjakan sendiri oleh DPU. Ya mudah-mudahan selesai sebelum lebaran karena itu banyak dilalui pemudik," terangnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang, Suwarto menyatakan perbaikan jalan menjelang arus mudik ditargetkan rampung paling lambat H-10 sebelum Lebaran.

Ia mengatakan, pihaknya telah menggelar rapat internal untuk memastikan kesiapan penanganan jalan, khususnya pada titik-titik yang mengalami kerusakan.

Menurut Suwarto, seluruh lubang jalan ditargetkan telah tertangani sebelum H-10. Namun, perbaikan tetap dapat dilakukan hingga mendekati hari H apabila masih ditemukan kerusakan.

Selain jalur utama, perbaikan juga menyasar jalur alternatif, di antaranya ruas Mangkang hingga Wates dan Gondoriyo. (idy)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved