Selasa, 21 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Awas Macet! Proyek Rp17,5 Miliar Tutup Jalan Gombel Lama Semarang Hingga 7 Bulan

Balai Besar Penanganan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY bakal melakukan perbaikan ruas Jalan Gombel Lama

Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/iwan Arifianto
RENCANA PERBAIKAN - Suasana jalan Gombel Lama, atau turunan Gombel, Tinjomoyo, Banyumanik, Kota Semarang, Jumat (3/4/2026). BBPJN Jateng-DIY bakal melakukan perbaikan ruas Jalan Gombel Lama atau turunan Gombel, Tinjomoyo, Banyumanik, Kota Semarang. 

Ringkasan Berita:
  • Jalan Gombel Lama akan ditutup total mulai 20 April 2026 selama tujuh bulan untuk perbaikan.
  • Proyek senilai Rp17,5 miliar ini fokus memperbaiki kerusakan akibat tanah bergerak.
  • Arus lalu lintas dialihkan ke Gombel Baru dengan sistem contra flow.

 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kabar penting bagi pengguna jalan di Kota Semarang.

Ruas Jalan Gombel Lama di kawasan Tinjomoyo, Banyumanik, akan ditutup total mulai 20 April 2026 seiring dimulainya proyek perbaikan besar-besaran akibat kerusakan yang terus berulang.

Balai Besar Penanganan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY memastikan proyek rekonstruksi ini dilakukan untuk mengatasi masalah tanah bergerak yang selama ini menjadi penyebab utama kerusakan jalan di jalur penghubung vital antara Semarang atas dan Semarang bawah.

Proyek dengan nilai anggaran sekitar Rp17,5 miliar tersebut ditargetkan berlangsung selama tujuh bulan sejak dimulai pada pertengahan April 2026.

"Proyek Gombel Lama dikerjakan mulai tanggal 20 April, bakal memakan waktu selama tujuh bulan," terang Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3 BBPJN Jateng-DIY, Alfan Noor Rizal saat dihubungi Tribunjateng.com, Jumat (3/4/2026).

Rekonstruksi jalan akan difokuskan pada dua titik utama yang mengalami kerusakan paling parah.

Titik pertama memiliki panjang patahan sekitar 18 meter, sedangkan titik kedua mencapai lima meter.

Meski dilakukan perbaikan besar, lebar jalan tetap dipertahankan, yakni sekitar 10,5 meter.

Fokus utama proyek ini adalah memperbaiki struktur jalan yang mengalami ambles.

Baca juga: Antrean Ramai Meski Diterpa Isu, Pembeli Kue Gambang Johar: Unik, Cocok Jadi Oleh-oleh

"Fokusnya pada rekonstruksi jalan yang ambles, ada dua titik cukup parah rusak,” paparnya.

Dalam pengerjaannya, BBPJN akan menggunakan metode khusus mengingat kondisi tanah yang rawan pergerakan.

Teknologi bore pile dengan kedalaman hingga 28 meter akan diterapkan, ditambah penggunaan mini pile untuk memperkuat struktur jalan.

"Perbaikan menggunakan bore pile dengan kedalaman sekitar 28 meter ditambah plus mini pile untuk lokasi jalannya," jelasnya.

Setelah tahap perbaikan struktur selesai, jalan akan dilapisi aspal setebal total 10 sentimeter.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved