Berita Solo
Wali Kota Respati Ardi Minta Warga yang Tak Pernah Srawung Dilaporkan ke RT, Diserbu Netizen
Wali Kota Solo Respati Ardi tengah disorot karena minta warga yang tak pernah srawung dilaporkan ke Rukun Tetangga (RT)
"Saiki srawung raenek manfaat e.. mending nggo turu istirahat.. srawung ra swawung dirasani (Sekarang srawung tidak ada manfaatnya. Lebih baik untuk tidur istirahat. Srawung atau tidak srawung tetap jadi bahan pembicaraan orang," tulis @apanjimny04.
Terlepas dari berita di atas, siapa sosok Respati Ardi?
Profil Respati Ardi
Dirangkum dari TribunSolo.com, Wali Kota Solo penerus Gibran Rakabuming Raka itu bernama lengkap Respati Achmad Ardianto.
Dirinya lahir pada 31 Maret 1988 dan kini masih berusia 37 tahun. Tergolong muda untuk menjadi kepala daerah.
Respati Ardi memiliki latar belakang sebagai pengusaha.
Dirinya mengawali pendidikan di SMA Negeri 1 Surakarta lulus 2006
Lalu lanjut di S1 Hukum dari Universitas Sebelas Maret (UNS) lulus 2011
Sementara pendidikan S2 ditempuh di Universitas Gadjah Mada (UGM) lulus 2014, dengan gelar Magister Kenotariatan.
Respati Ardi kemudian menjadi notaris pengusaha bidang properti, rumah makan, serta mendirikan firma hukum.
Ia juga menggeluti bidang eksportir di PT Limaraya Sejahtera Energi.
PT Limaraya Sejahtera Energi mengekspor minyak jelantah dan limbah turunan sawit ke Malaysia, Singapura, dan Belanda.
Respati Ardi turut dipercaya memegang jabatan sebagai direktur di sejumlah perusahaan.
Sebut saja seperti Direktur PT. Mas Fogger Indonesia, Surakarta; Direktur PT. Putrojoyo – RM Tojoyo 3 Yogyakarta; hingga Direktur PT. Tiara Ardi Pratama, Jakarta.
Sementara riwayat organisasinya adalah:
- Bidang Hukum dan HAM DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Tengah
| Poltekpar Makassar Berduka, 2 Mahasiswi Magang di Solo Tewas Kecelakaan, Begini Kronologinya |
|
|---|
| Mayor Windra Pamit, Perisai Hidup Jokowi Selama 8 Tahun Jabat Kasdim di Tangerang |
|
|---|
| Viral Cuitan Sales Dikepruk Tarif Parkir Rp10 Ribu di Solo, Nominal Karcis Dicoret Spidol |
|
|---|
| Solo Raya Terkepung Banjir, 109 Orang Terpaksa Tidur di Pengungsian |
|
|---|
| Solo dan Sukoharjo Kebanjiran, BPBD: Curah Hujan Tinggi, Banjir Kiriman dari Boyolali, Tanggul Jebol |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250831-_-Wali-Kota-Surakarta-Respati-Ardi.jpg)