Rabu, 29 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Solo

17 Perusuh di Jalan Slamet Riyadi Solo Ditangkap, 5 Orang di Bawah Umur

Mereka tergabung dalam grup WhatsApp bernama “Budal Ngetan”, yang ternyata baru dibuat siang hari sebelum aksi anarkistis berlangsung.

Tayang:
Penulis: Ardianti WS | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUN JATENG/WORO SETO
DITANGKAP - Sebanyak 17 pemuda yang melakukan tindakan anarkistis di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, Solo, pada Jumat (29/8/2025) lalu ditangkap polisi. Lima orang masih di bawah umur. (TRIBUN JATENG/WORO SETO) 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Sebanyak 17 orang melakukan tindakan anarkistis di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, Solo, pada Jumat (29/8/2025) malam lalu.

Kelompok pemuda tersebut ternyata sengaja datang dari Boyolali.

Mereka tergabung dalam grup WhatsApp bernama “Budal Ngetan”, yang ternyata baru dibuat siang hari sebelum aksi anarkistis berlangsung.

Baca juga: Ini Penampakan Granat Aktif yang Ditemukan Tukang Rosok di Solo, Tertulis Tahun 1953

Dari 17 orang yang semuanya warga Boyolali, lima di antaranya masih di bawah umur.

Mereka melakukan kerusuhan dengan cara merusak fasilitas umum dan lainnya di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, saat terjadi aksi unjuk rasa di Kota Solo, pada Jumat (29/8).

Hal ini terungkap setelah Tim Resmob Satreskrim Polresta Solo menangkap 17 orang yang diduga menjadi pelaku kerusuhan di Kota Bengawan.

Melalui percakapan dalam grup tersebut, belasan warga Boyolali diduga telah merencanakan untuk membuat kerusuhan usai aksi unjuk rasa ratusan driver ojol dan masyarakat lainnya di Markas Brimob Jalan Adi Sucipto, Manahan, Solo.

Panit Resmob Satreskrim Polresta Solo, Ipda Irham Rhozan Al Fiqri, menjelaskan, penangkapan 17 pelaku dilakukan Jumat (19/9/2025) malam.

Penangkapan ini merupakan pengembangan dari hasil kerja Tim Sparta yang lebih dulu menangkap beberapa pelaku lapangan.

“Berdasar hasil pengembangan dari penangkapan Tim Sparta, Tim Resmob dapat mengamankan 17 pelaku anarkis.

Mereka kami tangkap di beberapa lokasi secara bertahap,” kata Ipda Irham, Sabtu (20/9).

Menurutnya, para pelaku bukan sekadar ikut-ikutan.

Dari hasil pemeriksaan awal, masing-masing memiliki peran.

Ada yang bertugas menyediakan bensin untuk membakar fasilitas umum, ada yang melakukan pembakaran halte dan water barrier, ada pula yang membawa senjata tumpul seperti besi dan bambu panjang, hingga yang melakukan pelemparan batu ke sejumlah fasilitas umum di sepanjang Jalan Slamet Riyadi.

Dalam penangkapan itu, petugas juga mengamankan salah satu admin grup WhatsApp “Budal Ngetan”.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved