Kamis, 21 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Solo

Dicari Anak Muda Gesit Jadi CEO Taman Balekambang Solo, Gaji Rp20 Juta per Bulan

Pemkot Surakarta saat ini mencari seorang Chief Executive Officer (CEO) untuk mengurus Taman Balekambang secara profesional.

Tayang:
Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
LIBURAN - Dokumentasi pengunjung menikmati liburan di Sky Walk kawasan Taman Balekambang Kota Surakarta, belum lama ini. Rencananya, pengelolaan wisata tersebut akan dialihkan menjadi BLUD. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pemkot Surakarta saat ini mencari seorang Chief Executive Officer (CEO) untuk mengelola Taman Balekambang.

Hal ini sejalan dengan misi Pemkot yang akan mengalihkan pengelolaannya kepada pihak profesional dan menjadikan Taman Balekambang menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Syarat utama menjadi CEO BLUD Taman Balekambang adalah anak muda yang gesit. Artinya masih di bawah usia 45 tahun.

Untuk menjalani tugas tersebut, Pemkot Surakarta memberikan iming-imingan gaji bulanan sekira Rp20 juta.

Baca juga: Redam "Pedasnya" Harga, TPID Jateng Guyur Pasar Solo dan Semarang dengan Cabai Rp 65.000/Kg

BREAKING NEWS, PSIS Semarang Lepas 4 Pemain, Ini Daftarnya

Ya, Pemkot Surakarta memang berniat untuk melepas pengelolaan Taman Balekambang menjadi BLUD.

Langkah ini diambil karena taman tersebut setiap tahun menyedot biaya operasional cukup besar, yakni mencapai Rp6 miliar sehingga dianggap terlalu membebani APBD.

Wali Kota Surakarta, Respati Ardi menjelaskan, dengan sistem BLUD, Taman Balekambang diharapkan bisa mandiri secara pembiayaan tanpa mengurangi fungsi pelayanan publik.

“Tentunya, sistem BLUD bisa pembiayaan mandiri tanpa membebani APBD. Sekira masih di bawah Rp10 miliar atau sekira Rp5 miliar hingga Rp6 miliar per tahun."

"Karenanya kami mau lepas itu,” ujarnya seperti dilansir dari TribunSolo.com, Jumat (12/12/2025).

Saat ini, proses seleksi untuk posisi CEO BLUD Taman Balekambang masih berlangsung.

Jabatan tertinggi dalam struktur BLUD tersebut akan menerima gaji Rp15 juta hingga Rp20 juta per bulan.

"Harapannya, pimpinan BLUD ini punya pengalaman yang jelas dan integritas dalam bekerja."

"Karena fungsinya di sana merawat bangunan milik pemerintah. Ada fungsi pelayanan juga,” jelas Respati Ardi.

Dia menilai, perubahan status menjadi BLUD adalah langkah strategis agar Taman Balekambang tidak hanya dikelola dengan orientasi ekonomi, tetapi tetap dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Tidak hanya nilai ekonomis tapi bisa digunakan untuk masyarakat,” tambahnya.

Sumber: Tribun Solo
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved