Berita Solo
Pengalaman Hari Pertama WFA Pemkot Solo, Ratna: Tantangannya Suara Bising dan Jaringan Internet
Program Work from Anywhere (WFA) bagi pegawai di Lingkungan Pemkot Surakarta mulai diterapkan pada Rabu (14/1/2026).
Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
Pemilihan lokasi ini didasarkan pada pertimbangan jarak dengan tempat tinggal anggota tim agar tidak terlalu jauh.
“Satu hari ini di SE harus berkelompok atau tim sama rekan saya, Devita dan Alnira di BKPSDM."
"Kami memilih titik lokasi di Shelter Manahan dan titik kedua di Warung Combo."
"Titik temunya di tengah-tengah. Meramaikan UMKM,” tambah Ratna.
Baca juga: Jalan Yos Sudarso Bakal Disulap Jadi Kawasan Wisata Baru di Solo, Respati Adopsi Thailand
• Jenazah Syafiq Ali Dibawa ke RSUD Goeteng Purbalingga, Ditemukan di Bebatuan Jurang Kali Lembarang
• Perjalanan Semarang-Pati Capai 18 Jam Imbas Banjir, Sopir Truk: Normalnya 4 Jam
Rutinitas Tetap Berjalan
Meskipun bekerja dari lokasi berbeda, rutinitas ASN seperti apel pagi tetap dijalankan secara daring.
Presensi individu maupun tim juga tetap harus dilakukan, baik saat berangkat maupun pulang kerja.
“Karena baru uji coba pertama kali hanya penyesuaian waktu. Tadi juga melaksanakan apel secara daring di Shelter Manahan,” kata Ratna.
Ratna merasakan WFA membuat koordinasi tim menjadi lebih intens.
Para ASN juga diberi target kinerja yang harus diselesaikan dalam satu hari.
“Lebih intens untuk koordinasi. Lebih mengenai sasaran."
"Kami sudah di awal menargetkan tugas-tugas yang harus dilakukan. Itu sudah disepakati dengan atasan."
"Di WFA ini, melakukan apa saja yang menjadi titik fokus untuk dikerjakan,” ujarnya.
Beberapa pekerjaan yang menjadi fokus Ratna dan tim pada hari pertama WFA meliputi kepegawaian, kepuasan masyarakat, hingga reformasi birokrasi.
“Kalau hari ini ada monitor KP (Kenaikan Pangkat) dan KGB (Kenaikan Gaji Berkala) untuk nanti diusulkan pada Maret 2026."
"Ada pemetaan dari pelayanan BKPSDM untuk survei kepuasan masyarakat."
"Selama ini belum sinkron dengan standar pelayanan. Ada target juga untuk pemenuhan reformasi birokrasi,” tutur Ratna. (*)
Sumber TribunSolo.com
| Solo Terancam Krisis Guru ASN, Disdik Soroti Larangan Honorer Mengajar di Sekolah Negeri |
|
|---|
| Cerita Astrid Ngidam Foto Bersama Jokowi, Terbang dari Manado ke Solo |
|
|---|
| Rute Bersertifikasi Internasional, Mangkunegaran Run 2026 Sukses Digelar |
|
|---|
| Berburu Kuliner Khas Solo di Mangkunegaran MakaN-MakaN 2026 |
|
|---|
| Bermodal Kunci T dan Airsoft Gun, Komplotan Pencuri Motor Lintas Provinsi Akhirnya Ditangkap di Solo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260114-_-Pegawai-Pemkot-Solo-Lakukan-WFA-dari-Warung.jpg)