Kronologi Pendaki Yazid Hilang di Bukit Mongkrang Karanganyar Sejak Minggu, Eks Karyawan Sritex
Seorang pendaki bernama Yazid Ahmad Firdaus (26), menghilang saat melakukan pendakian ke Bukit Mongkrang, Karanganyar, Solo, Jateng
Sapto menceritakan bahwa anaknya sudah terbiasa melakukan pendakian ke Bukit Mongkrang.
"Anak saya sudah pamit, dan saya ijinkan karena anak saya sudah beberapa kali naik di Bukit Mongkrang," ujarnya.
Yazid pamit kepada orangtuanya untuk mendaki bersama teman-temannya, Salman, Sukma, dan satu teman dari Salman, pada Sabtu (17/1/2026) malam pukul 20.30 WIB.
Mereka kemudian tiba di Basecamp Mongkrang pada Minggu (18/1/2026) dini hari pukul 03.00 WIB.
"Anak saya minta izin ke saya dengan tujuan untuk olahraga, kemudian, pukul 15.30 WIB, Salman menghubungi salah satu anak saya untuk memastikan pulang apa belum. Setelah itu, pukul 18.00 WIB saya dapat kabar anak saya dinyatakan hilang dan dilakukan pencarian," jelas Sapto.
Upaya Pencarian Libatkan Drone hingga 160 Orang Relawan
Upaya pencarian terhadap Yazid Ahmad Firdaus (26), pendaki Bukit Mongkrang yang dilaporkan hilang sejak Minggu (20/1/2026) malam, memasuki hari ketiga.
Tim SAR memperluas area pencarian dengan mengerahkan ratusan personel serta pesawat tanpa awak alias drone.
Pantauan TribunSolo.com di lokasi, sebuah drone disiapkan sejak pukul 10.00 WIB.
Pesawat tanpa awak tersebut dikeluarkan dari dalam boks hitam berukuran besar sebelum diterbangkan di sekitar basecamp Mongkrang untuk memantau area yang sulit dijangkau.
Selain dukungan teknologi, ratusan relawan dari berbagai unsur juga diterjunkan untuk menyisir jalur pendakian.
Koordinator Posko SAR Operasi, Yohan Tri Anggoro, mengatakan pencarian terhadap Yazid Ahmad Fridaus (26) melibatkan total 160 personel.
Para relawan tersebut dibagi ke dalam lima Search and Rescue Unit (SRU) dengan wilayah tugas berbeda.
SRU 1 melakukan penyisiran vertical rescue dari Pos Candi 1 hingga Pos Bayangan. SRU 2 menyisir jalur Pos Candi 2 hingga Pos Tapak Nogo.
Selanjutnya, SRU 3 melakukan penyisiran dari jalur pipa Mrutu menuju Pranten.
Sementara SRU 4 bergerak dari Pos Candi 2 hingga Pos Ngembel melalui jalur Sangitan.
Adapun SRU 5 menyisir jalur dari Pos Candi 2 menuju Pos Jumok Putri, juga via Sangitan.
"Hari ini kita turunkan lima SRU, setiap satu sru akan berisi 25 hingga 50 personel," kata dia.
Hingga hari ketiga pencarian, tim SAR masih terus berupaya mengumpulkan petunjuk dan memperluas area penyisiran untuk menemukan keberadaan korban. (Tribun Solo)
| ART Tewas Dianiaya Tiga Rekan Kerjanya, Berawal Majikan Tanya Charger Jam Tangan |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Rabu 3 Juni 2026 Besok, Hujan Ringan Masih Mendominasi |
|
|---|
| Pria 55 Tahun Tewas Tersambar KA Sri Tanjung, Tubuhnya Terlempar |
|
|---|
| Resmi Berubah, Daftar Harga Bahan Bakar Minyak BBM Terbaru Selasa 2 Juni 2026, Naik Rp 850 |
|
|---|
| "Kalau Mau Bunuh-bunuhan Ayo!" Pelaku Perusakan Mobil di Tol Tantang Korban Sebelum Kabur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260122_mongkrang.jpg)