Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Solo

Respati Ingatkan Pelaku Kuliner di Solo Tidak "Nuthuk" Wisatawan Selama Libur Lebaran

Wali Kota Surakarta, Respati Ardi meyakini bakal banyak pelancong atau wisatawan yang datang selama libur Lebaran 2026 di Kota Begawan ini.

Tayang:
Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
DOKUMENTASI TRIBUN JATENG
INGATKAN PEDAGANG - Wali Kota Surakrta, Respati Ardi. Pemkot Surakarta mengingatkan kepada pedagang atau pelaku kuliner untuk tidak nuthuk harga kepada wisawatan selama libur Lebaran 2026. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO – Wali Kota Surakarta, Respati Ardi meyakini bakal banyak pelancong atau wisatawan yang datang selama libur Lebaran 2026 di Kota Begawan ini.

Bahkan dia memprediksi ada kenaikan sekira lima persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Berdasarkan data, pada 2025 terdapat sekira 333.000 wisatawa yang datang.

Berkait hal itu, dirinya pun mewanti-wanti seluruh pihak untuk bisa bekerja sama, khususnya para pelaku kuliner. 

Baca juga: Angkringan Gratis Diserbu Pemudik di Rest Area KM 429 Tol Semarang-Solo

Pemkot Surakarta mengingatkan agar pelaku usaha tidak menaikkan harga secara tidak wajar (nuthuk) selama libur Idulfitri.

Sebab menurutnya, momentum libur panjang Lebaran masih menjadi daya tarik utama bagi wisatawan untuk datang ke Surakarta, terutama dengan beragam destinasi dan wisata kuliner yang tersedia.

Respati Ardi lantas menegaskan pentingnya menjaga harga tetap wajar.

Dia juga mendorong pelaku usaha memberikan promo atau diskon untuk menarik minat wisatawan.

"Kami juga mengimbau untuk para pelaku usaha prabu wisata kuliner apapun mohon dapat menyesuaikan harga tidak aji mumpung."

"Saya berharap justru ini menjadi momentum untuk menawarkan promosi agar wisatawan bisa kembali ke Surakarta," ungkap Respati Ardi seperti dilansir dari TribunSolo.com, Sabtu (21/3/2026).

Menurutnya, strategi memberikan diskon justru lebih efektif untuk meningkatkan kepuasan pengunjung dan mendorong mereka kembali berkunjung di masa mendatang.

Siap Tindak Tegas

Baca juga: Siap-siap Mudik! Tol Solo-Yogya Segmen Prambanan–Purwomartani Dibuka Gratis Mulai 16 Maret 2026

Sejauh ini, Pemkot Surakarta belum menerima laporan terkait lonjakan harga kuliner maupun tarif parkir selama dua hari awal Lebaran.

Namun, Respati Ardi menegaskan pihaknya terbuka terhadap aduan masyarakat dan siap mengambil tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran.

"Insya Allah semoga tetap stabil terjaga dan apabila ada aduan terkait harga yang melambung tinggi tidak sesuai kewajaran, silakan hubungi kami, kami akan tindak tegas," lanjut dia.

Respati memprediksi, lonjakan aktivitas warga dan wisatawan akan terjadi mulai Sabtu (21/3/2026) malam hingga Senin (23/3/2026).

Dia menyebut adanya dua pelaksanaan salat Idulfitri membuat pergerakan masyarakat menjadi lebih tersebar.

"Target kami naik lima persen, tapi kami melihat karena ada dua salat Idulfitri. Konsentrasinya masyarakat terpecah, kemudian akan ada ribbon atau titik ramai di H+1 dan H+2," pungkasnya. (*)

Sumber TribunSolo.com

Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved