Minggu, 3 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Solo

Rute Bersertifikasi Internasional, Mangkunegaran Run 2026 Sukses Digelar

Mangkunegaran Run 2026 tunjukkan kualitasnya sebagai ajang lari berstandar internasional dengan mengantongi sertifikasi World Athletics.

Tayang:
Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/PANITIA MANGKUNEGARAN RUN 2026
MANGKUNEGARAN RUN - KGPAA Mangkunegara X atau Gusti Bhre dalam pembukaan Mangkunegaran Run 2026 di area Stadion Manahan Surakarta, Minggu (3/5/2026). Rute ajang lari berstandar internasional ini telah mengantongi sertifikasi dari World Athletics yang menjamin akurasi jarak dan kenyamanan peserta. 

Nuansa budaya semakin terasa dengan iringan gamelan saat pelepasan peserta kategori Half Marathon pada pukul 04.45.

Kategori 10K dilepas oleh Wali Kota Surkarta, Respati Ardi pada pukul 05.00, sementara kategori 5K dimulai pukul 05.30 dengan pengibaran bendera oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Antusiasme peserta terlihat dari interaksi langsung dengan Gusti Bhre, termasuk momentum swafoto yang sempat membuat jalur menyempit.

Sementara itu, Co-Founder & COO Katadata Indonesia, Ade Wahyudi menyebut Mangkunegaran Run dirancang sebagai pengalaman lari yang unik dengan menghadirkan kekuatan budaya di sepanjang lintasan.

“Ini bukan sekadar lomba, tetapi pengalaman budaya yang hidup."

"Dari sisi penyelenggaraan, berbagai peningkatan kualitas terus dilakukan. Mulai dari sertifikasi rute, sistem teknis lomba, hingga fasilitas pendukung bagi peserta."

"Hal ini membuat acara ini semakin kompetitif sekaligus nyaman bagi pelari,” ujarnya.

Respati Ardi Tanggapi Namanya Dicatut Coffee Shop Jalan Slamet Riyadi Solo: Lagi Tren

Pacu Perekonomian 

Sepanjang rute, para pelari disambut oleh lebih dari 100 cheering point yang diisi oleh komunitas lokal, pertunjukan budaya, dan elemen tematik yang memperkaya pengalaman berlari.

50 titik diisi oleh komunitas lokal organik, sementara 50 titik tematik menghadirkan semangat Nusantara, 20 titik bertemakan identitas Legiun Mangkunegaran, dan 30 titik sponsor yang merepresentasikan kekayaan budaya dari berbagai daerah Indonesia.

Area finis di kawasan Pura Mangkunegaran juga ditata secara khusus dengan ornamen bertema kuda dan nuansa kerajaan Eropa, memberikan pengalaman visual yang unik bagi para pelari.

Dalam sambutannya, Gusti Bhre menegaskan bahwa Mangkunegaran Run bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang membangun kebersamaan dan semangat positif.

“Hari ini merayakan kebudayaan dan kebersamaan. Ini bukan hanya tentang berlari, tetapi tentang bagaimana bergerak bersama sebagai satu komunitas,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa nilai-nilai Legiun Mangkunegaran seperti disiplin, ketangguhan, dan loyalitas menjadi semangat utama dalam penyelenggaraan acara ini.

Pengageng Kawedanan Panti Budaya Mangkunegaran, GRAj Ancillasura Marina Sudjiwo menyebut, pemilihan lari sebagai puncak acara dilandasi keselarasan antara budaya dan gaya hidup modern.

“Budaya selalu berkaitan dengan aktivitas manusia. Saat ini, budaya lari menjadi bagian dari gaya hidup sehat sehingga kami menggabungkannya dengan nilai-nilai tradisi,” ujarnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved