Tribunjateng Hari ini
Panitia Minta Maaf Balon Udara dalam Festival di Solo Gagal Terbang
Festival Balon Udara Surakarta yang digelar di kawasan Alun-Alun Utara Solo, Minggu (17/05/2026), panen keluhan dari pengunjung dan warga Kota Solo.
Penulis: Moh Anhar | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Festival Balon Udara Surakarta yang digelar di kawasan Alun-Alun Utara Solo, Minggu (17/05/2026), panen keluhan dari pengunjung dan warga Kota Solo.
Sejumlah balon udara gagal terbang akibat kondisi cuaca dan angin kencang.
Selain itu, membeludaknya pengunjung juga memicu kemacetan di sekitar lokasi acara.
Hal tersebut membuat penyelenggara Festival Balon Udara Surakarta menyampaikan permohonan maaf.
Pemimpin Bank Jateng Cabang Syariah Surakarta, Nur Rochmah Lia Fabiyanti, selaku penyelenggara kegiatan, mengatakan pihaknya menjadikan insiden tersebut sebagai bahan evaluasi untuk penyelenggaraan festival berikutnya.
“Manajemen Bank Jateng Syariah bersama seluruh pihak penyelenggara menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Mas Wali Respati, selaku pemangku wilayah, kepada pengunjung, serta seluruh masyarakat Surakarta atas kegagalan dan ketidaknyamanan yang terjadi selama pelaksanaan kegiatan. Hal ini menjadi bahan evaluasi serius bagi kami agar penyelenggaraan ke depan dapat berjalan lebih baik, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” katanya, Senin (18/05/2026).
Menurut Lia, faktor cuaca menjadi penyebab utama balon udara sulit mengudara secara maksimal selama festival berlangsung.
Kondisi angin di area Alun-Alun Utara Solo disebut berubah-ubah dan cukup kencang sehingga pihak panitia harus membatasi penerbangan balon demi keselamatan pengunjung.
“Sebagai lembaga syariah yang menjunjung tinggi kemaslahatan umat, keselamatan warga adalah prioritas utama kami. Keputusan teknis terkait pembatasan terbang terpaksa diambil demi menghindari risiko bahaya akibat faktor angin kencang yang sangat dinamis di lokasi,” ujarnya.
Meski menuai keluhan, penyelenggara memastikan Festival Balon Udara Surakarta akan kembali digelar pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah mendatang.
Pihak panitia mengaku akan melakukan evaluasi menyeluruh bersama tim teknis dan pihak terkait agar pelaksanaan berikutnya berjalan lebih baik. (Tribun Solo/Ahmad Syarifudin)
| Luthfi Klaim 6.271 Koperasi Desa Merah Putih di Jateng Telah Beroperasi |
|
|---|
| Warga Jembawan Pasang Sandbag untuk Cegah Longsor Susulan |
|
|---|
| Ada Dua Kasus Kecelakaan Kendaraan Pengangkut MBG, Satlantas Pekalongan Latih Ratusan Sopir SPPG |
|
|---|
| Ukir Batu Jadi Rupiah, Gayuh Pengrajin Batu Akik Batang Tetap Semangat Hasilkan Aksesoris Unik |
|
|---|
| Hasil Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan Iduladha 2026 Jatuh pada 27 Mei |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tribun-jateng-hari-Ini-Selasa-19-Mei-2026.jpg)