Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Bobotoh Persib Ikut Disebut, Ini Penyebab FIFA Batal Cabut Larangan Suporter Away

Keputusan FIFA untuk mempertahankan larangan suporter away di kompetisi Super League 2025/2026 (sebelumnya Liga 1) ternyata sempat dicabut

Editor: muslimah
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Bobotoh menyalakan flare merayakan Persib juara setelah selesai pertandingan pamungkas Persib Bandung menghadapi Persis Solo pekan k-34 Liga 1 2024-2025 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (24/5/2025). 

TRIBUNJATENG, LONDON - Keputusan FIFA untuk mempertahankan larangan suporter away di kompetisi Super League 2025/2026 (sebelumnya Liga 1) ternyata sempat dicabut.

Namun insiden yang melibatkan bobotoh, kelompok suporter Persib bandung menghalangi keputusan tersebut.

Keputusan ini menuai sorotan tajam, bahkan dari media internasional.

Baca juga: Klasemen Persib Bandung di Liga Champions Asia 2 Usai Kalahkan Bangkok United, Peluang ke 16 Besar

Media ternama Inggris, The Guardian, membocorkan alasan utama di balik pembatalan pencabutan larangan tersebut.

Hal itu ternyata dipicu oleh aksi suporter Persib Bandung di laga penutup musim lalu.

Kontroversi Larangan Suporter Away 

Polemik larangan suporter away ini sudah ditetapkan oleh I.League (dulu PT LIB) sejak Juli lalu.

Dalam RUPS, diputuskan suporter empat klub besar, yakni Persib Bandung dan Persija Jakarta, serta Arema FC dan Persebaya Surabaya, dilarang saling bertemu.

Meski Direktur Utama PT LIB saat itu, Ferry Paulus, sempat menyatakan akan berupaya mendapatkan restu dari FIFA untuk mencabut larangan, upaya tersebut gagal.

Larangan ini, yang sudah berlaku sejak Tragedi Kanjuruhan 2022, menjadi perhatian serius publik asing karena bertepatan dengan rebranding Liga Indonesia menjadi Super League.

The Guardian mencatat bahwa FIFA, yang bahkan mendirikan kantor di Jakarta untuk memantau peningkatan standar keselamatan, sangat serius dengan situasi ini.

FIFA Berubah Pikiran Karena Insiden di Laga Persib

Laporan The Guardian mengungkapkan fakta mengejutkan: FIFA sempat siap mencabut larangan suporter away untuk musim baru.

Namun, rencana tersebut dibatalkan setelah ofisial FIFA menghadiri pertandingan terakhir musim lalu lawan Persis Solo, yang kebetulan merupakan perayaan gelar juara oleh Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Penyebabnya adalah aksi suporter Persib yang merayakan gelar dengan menyalakan suar dan petasan.

"Menurut laporan, FIFA siap mencabut larangan tersebut untuk musim baru, tetapi berubah pikiran ketika para ofisial menghadiri pertandingan terakhir musim lalu."

"Para penggemar Persib Bandung yang merayakan gelar juara, menyalakan suar dan petasan hingga dua kali menghentikan pertandingan," tulis The Guardian.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved