Super League 2025
Mario Lemos Soroti Kedisiplinan Pemain Persijap Jepara: Harus Kontrol Emosi
Pelatih Persijap Jepara Mario Lemos menyoroti kedisiplinan pemainnya saat bertanding, yang selama ini menjadi salah satu problem.
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, JEPARA – Jelang laga melawan Semen Padang FC pada pekan ke-13 Super League 2025–2026, Pelatih Persijap Jepara Mario Lemos menyoroti kedisiplinan para pemainnya, khususnya terkait kartu merah dan kartu kuning yang diterima dalam beberapa pertandingan terakhir.
Menurut Lemos, akumulasi kartu seperti yang dialami Dicky pada laga sebelumnya bukan terjadi karena niat buruk pemain untuk mencederai lawan, melainkan lebih kepada kurangnya pengalaman dan pengendalian emosi.
“Lagi-lagi mungkin pemain muda kurang pengalaman, jadi agak emosional dan kurang mengontrol emosi ketika situasi tidak bagus untuk tim,” jelasnya.
Baca juga: Pelatih Persijap Bakal Ambil Risiko Hadapi Semen Padang: Mau Tidak Mau Rotasi Besar-besaran
Baca juga: PSIS Semarang Babak Belur di Kandang Sendiri, Suporter Langsung Temui Bos Baru, Ini Desakan Mereka
Mario Lemos menegaskan bahwa pengendalian emosi yang lebih baik akan berdampak besar terhadap kedisiplinan tim.
Menurutnya, banyak kartu yang sebenarnya bisa dihindari jika pemain lebih tenang dalam membaca situasi.
Dia mencontohkan insiden kartu merah yang diterima Dicky, yang menurutnya sangat memengaruhi jalannya pertandingan.
“Andai itu tidak terjadi, kami bisa unggul 2-0. Tapi sepak bola tidak selalu berjalan seperti yang kami rencanakan,” kata Mario.
Sementara itu, pemain Persijap Jepara Indra Arya menegaskan bahwa para pemain juga menyadari pentingnya pengendalian emosi di lapangan.
Menurutnya, pemain harus lebih matang dalam mengambil keputusan pada situasi krusial.
“Pemain harus lebih kontrol emosi dan lebih tepat mengambil keputusan,” ujar Indra.
Dengan evaluasi ini, Persijap berharap dapat tampil lebih disiplin dan meminimalkan kesalahan saat menghadapi Semen Padang, demi meraih hasil positif di kandang sendiri.
Waspada Menit Akhir
Persijap Jepara terus mematangkan persiapan jelang laga penting menghadapi Semen Padang FC pada pekan ke 13 Super League 2025- 2026 di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara, Kamis (20/11/2025).
Pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos mengungkapkan, ada beberapa evaluasi yang menjadi perhatian utama timnya, terutama terkait konsentrasi di menit-menit akhir pertandingan.
Mario Lemos memastikan bahwa beberapa pemain berpotensi masuk dalam line up, termasuk Douglas yang kemungkinan diturunkan sejak awal.
Sementara itu, pemain lain seperti Frank Sokoy masih belum menjadi pilihan utama karena posisinya diisi oleh Yakubu.
Baca juga: Dihantui 6 Kekalahan Beruntun, Persijap Jepara All-Out! Lemos: Kami Ambil Risiko, Main Lebih Agresif
• Heboh Spanduk Bernada Sensitif di Gerbang SD Pekalongan, Warga: Kok Aneh, Kapan Pasangnya?
Persijap Jepara
Super League
Persijap Jepara Vs Semen Padang
Mario Lemos
Tribunjateng.com
Deni Setiawan
| BREAKING NEWS, Persijap Jepara Lolos dari Zona Degradasi Super League |
|
|---|
| Persijap Jepara Waspadai Ketajaman Lini Serang Persija Jakarta |
|
|---|
| Persijap Jepara Tantang Persebaya Surabaya Besok Sabtu, Mario Lemos: Pemain All Out |
|
|---|
| Persis Solo Usung Misi Penyelamatan, Jor-joran Rekrut 17 Pemain Anyar |
|
|---|
| Bukan Joey Pelupessy Tapi Dion Markx, Strategi Cerdas Bojan Hodak untuk Persib Bandung? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251119-_-Pelatih-Persijap-Jepara-Mario-Lemos.jpg)