Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Championship

Dapat Sentuhan Rahmad Darmawan, Persipura Kian Melesat

Persipura Jayapura meneruskan tren positifnya ketika melakoni partai away kontra PSIS Semarang di pekan ke-17.

TRIBUNJATENG/FRANCISKUS ARIEL SETIAPUTRA
HANCURKAN PSIS - Persipura Jayapura sukses mengandaskan perlawanan PSIS Semarang dengan skor 4-0 di Stadion Jatidiri Semarang, Selasa (18/11/2025) - tribunjateng.com/ F Ariel Setiaputra 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Persipura Jayapura meneruskan tren positifnya ketika melakoni partai away kontra PSIS Semarang di pekan ke-17 Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Jatidiri Semarang, Selasa (18/11/2025).

Dalam laga yang ditutup gol indah pemain senior Boaz Solossa tersebut berakhir dengan skor 0-4.

Tambahan tiga poin membuat Persipura kini berada di urutan tiga klasemen sementara Grup Timur menempel dua tim papan atas lain yaitu Barito Putera dan PSS Sleman.

Bukan tidak mungkin, Persipura akan terus naik ke urutan pertama di posisi klasemen sebab saat ini hanya terpaut tiga angka dengan PSS Sleman yang menempati posisi pertama klasemen sementara (26 poin).

Baca juga: Dianggap Tak Loyal ke Persela Lamongan, Fariz Suami Datu Bos PSIS Semarang Curhat Soal Kebanggaan

Baca juga: Bomber Tua 39 Tahun Milik Persipura Tambah Penderitaan PSIS di Kandang Sendiri, Kalah Telak 4 -0

Hasil ini jelas tak lepas dari peran headcoach Rahmad Darmawan yang nampaknya langsung klop dengan permainan Persipura.

Rahmad Darmawan memang bukan sosok asing bagi Persipura. Eks pelatih Sriwijaya FC itu juga pernah menorehkan prestasi apik bersama Persipura di tahun 2005 silam sebagai Juara Liga Indonesia (Ligina).

Musim ini, Rahmad Darmawan masuk menggantikan posisi mantan anak didiknya, Ricardo Salampessy yang dievaluasi manajemen.

Dalam enam laga yang sudah dijalani bersama Persipura, sejauh ini terus menunjukkan hasil positif.

Bahkan kemenangan 4-0 atas PSIS menjadi kemenangan terbesar Persipura musim ini.

Lantas apa yang menjadi kunci dibalik performa Persipura yang kian menanjak itu?.

"Sebenarnya masih terlalu dini untuk menilai karena masih terus berproses antara saya dengan pemain," katanya.

Dia menyebut, saat masuk ke Persipura ada beberapa improvisasi yang coba ia lakukan terutama dalam hal pertahanan. 

"Saya memperbaiki beberapa hal yang berkaitan dengan lini pertahanan. Karena memang banyak pemain Persipura itu, mereka kadang terlalu keasikan saat mereka melakukan penyerangan," kata dia.

Coach RD, begitu ia sering disapa mengungkapkan pertahanan menjadi faktor penting yang ia poles sejauh ini.

"Mereka sering seperti lupa kalau sepakbola itu juga dibutuhkan pertahanan. Dari awal saya memang fokus kepada memenuhi lini pertahanan, baru kemudian perlahan ke lini depan. Ada progres, tapi tentu belum memuaskan sekali ya," lanjutnya.

Yang jelas, dia menyebut tetap akan ada evaluasi pada jendela bursa transfer nanti.

"Saya terus akan mengevaluasi dan melihat sejauh mana tim ini akan terus berkembang. Dan apakah perlu menambah atau tetap dengan pemain yang ada, nanti kita akan lihat," katanya.

Adapun saat menghadapi PSIS, Coach RD mengatakan mengapresiasi permainan timnya yang tampil lebih tenang.

"Saya pikir kita sangat bersyukur dan apresiasi dengan kerja pemain di lapangan yang cukup tenang, tidak buru-buru," katanya.

"Walaupun mungkin di babak kedua awal  sempat kehilangan ritme, tapi kemudian bisa diperbaiki lagi oleh pemain-pemain pengganti. Dan saya bersyukur mereka mampu mengembalikan kepercayaan diri semua tim untuk kembali menemukan permainan yang lebih baik lagi," ujarnya.

Disisi lain, ia turut menyampaikan terimakasih atas dukungan penggemar Persipura.

"Overall, terima kasih juga buat supporter yang di jayapura, saya tahu ada yang nobar dan mungkin berdoa untuk kita," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved