Selasa, 2 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Liga 4

Pemain Persikaba Blora Masih Trauma Setelah Kena Tendangan Kungfu Kiper PSIR Rembang

Pemain Persikaba Blora, Rizal Dimas Agesta, masih trauma usai dihantam tendangan keras bergaya kungfu oleh kiper PSIR Rembang.

Tayang:
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUN JATENG/M Iqbal Shukri
TENDANGAN KUNGFU: Insiden "tendangan kungfu" mewarnai lanjutan gelaran Liga 4 Jawa Tengah saat PSIR Rembang berhadapan dengan Persikaba Blora, Rabu (21/1/2026). Benturan keras membuat salah satu pemain Persikaba, Rizal Dimas Agesta, harus mendapatkan perawatan intensif. (Dok. Persikaba Blora) 

Kontak keras dan berbahaya itu langsung membuat pemain Persikaba Blora terjatuh dan terkapar di atas rumput.

Rizal tampak mengerang kesakitan dan tidak mampu bangkit dalam waktu cukup lama.

Situasi tersebut sontak memicu kepanikan di antara para pemain, ofisial tim, hingga penonton di stadion.

Suasana pertandingan yang sebelumnya berlangsung kompetitif berubah menjadi tegang.

Melihat kondisi tersebut, tim medis segera memasuki lapangan untuk memberikan pertolongan pertama.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal, Rizal dinilai membutuhkan penanganan lanjutan.

Ia kemudian ditandu keluar lapangan dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk menjalani pemeriksaan lebih mendalam.

Berdasarkan informasi yang diterima, pemain Persikaba Blora tersebut menjalani pemeriksaan rontgen guna memastikan tidak adanya cedera serius, khususnya pada bagian tulang.

Hingga saat ini, kondisi Rizal masih terus dipantau oleh tim dokter.

Namun sayangnya, hal itu bahkan tidak dianggap pelanggaran oleh wasit.

Sejumlah pemain Persikaba Blora terlihat terpukul dengan insiden tersebut.

Mereka menilai benturan yang terjadi sangat berisiko dan berbahaya, bahkan berpotensi mengancam keselamatan serta karier seorang pesepak bola apabila tidak segera ditangani dengan baik.

Meski pertandingan akhirnya kembali dilanjutkan, perhatian banyak pihak masih tertuju pada kondisi Rizal yang harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Insiden ini pun menjadi sorotan besar di Liga 4 Jawa Tengah, sekaligus memunculkan desakan kepada perangkat pertandingan dan otoritas liga agar lebih tegas dalam menegakkan aturan, menjaga fair play, serta memastikan keselamatan seluruh pemain di lapangan.

Keselamatan pemain kembali menjadi isu utama, menyusul kejadian yang dinilai dapat membahayakan nyawa.

Banyak pihak berharap evaluasi serius dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang di kompetisi sepak bola Tanah Air, khususnya di level Liga 4.

Pertandingan itu berakhir dengan skor 0-0. Persikaba harus bermain dengan 10 pemain setelah mendapat kartu merah di menit 30. (Iqs) 

Baca juga: PSIS Semarang Menang Tipis, Skor 1-0 Lawan Persikaba Blora di Boyolali

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved