Liga 4 Jawa Tengah
Ini Daftar 10 Sanksi Berat Atas Insiden Kericuhan dalam Laga Semifinal Liga 4 Jateng PSIR vs Persak
PSSI Jawa Tengah menunjukkan sikap tanpa kompromi terhadap insiden kerusuhan pada semifinal leg kedua Liga 4 Jateng 2025/2026 antara PSIR Rembang
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSSI Jawa Tengah menunjukkan sikap tanpa kompromi terhadap insiden kerusuhan pada semifinal leg kedua Liga 4 Jateng 2025/2026 antara PSIR Rembang melawan Persak Kebumen dalam laga di Stadion Krida Rembang, Kamis (12/2/2026) lalu.
Melalui Surat Putusan No 103/KD.L4/PSSI.JTG/II/2026 yang dibacakan dalam sidang Komite Disiplin (Komdis), Jumat (13/2/2026), total 10 putusan dijatuhkan, mulai dari diskualifikasi klub, larangan seumur hidup bagi ofisial, hingga skorsing multi-tahun terhadap pemain.
Putusan paling berat dijatuhkan kepada PSIR Rembang sebagai klub.
Tim berjuluk Laskar Dampo Awang itu didiskualifikasi dari kompetisi Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026.
Tak hanya itu, klub juga dikenai denda Rp45 juta serta hukuman enam laga kandang tanpa penonton pada kompetisi Liga 4 musim berikutnya.
Sanksi tersebut dijatuhkan menyusul pelanggaran regulasi dan disiplin terkait invasi dan kerusuhan yang terjadi dalam laga di Stadion Krida Rembang, Kamis (12/2/2026).
Selain itu, klub juga masih dikenai tambahan denda Rp5 juta akibat pelemparan botol air mineral oleh penonton.
Baca juga: PSSI Siapkan 10.000 Lembar Tiket untuk Final Liga 4 Jateng Esok
Baca juga: Sosok Arvi Pasarkan Madu Gunungwungkal Pati Terinspirasi dari Anak Muda Susah Tidur dan Asam Lambung
Tak berhenti pada level klub, Komdis juga menjatuhkan sanksi individual kepada sejumlah pemain PSIR Rembang.
Hukuman paling berat diterima Rudy Santoso yang dijatuhi skorsing tiga tahun dan denda Rp10 juta setelah terbukti melakukan tindakan tidak pantas terhadap wasit.
Sementara itu, Kesuma Satria Yudistira dan Ahmad Dani Maulana Kiat masing-masing dihukum skorsing satu tahun dan denda Rp5 juta.
Keduanya dinilai melakukan tindakan tidak sportif terhadap perangkat pertandingan serta melakukan provokasi.
Hairul mendapat skorsing satu pertandingan dan denda Rp2 juta akibat pemukulan terhadap pemain lawan.
Ammar Dzakwan Manaaf dihukum satu tahun larangan bermain dan denda Rp5 juta karena melakukan tindakan fisik terhadap wasit seusai laga.
Dua pemain lain, Renafi Septian Prakoso dan Muhammad Diva Maulana, masing-masing dijatuhi sanksi skorsing enam bulan dan denda Rp3 juta akibat tindakan intimidatif terhadap wasit.
Sanksi paling tegas di level individu justru dijatuhkan kepada Abdul Rochman, panitia pelaksana pertandingan dengan jabatan Safety and Security Officer (SSO).
Tribunjateng.com
Liga 4 Jateng
jadwal liga 4 jateng
Liga 4 Jateng 2025
Muh Radlis
Franciskus Ariel Setiaputra
| BREAKING NEWS: Jajaran Pelatih Persibangga Purbalingga Mengundurkan Diri |
|
|---|
| Baru Juara, Persibangga Purbalingga Justru Diterpa Badai Pengunduran Diri, Ada Apa? |
|
|---|
| Ini yang Akan Dilakukan Persibangga Purbalingga Usai Juarai Liga 4 Jawa Tengah |
|
|---|
| Persibangga Purbalingga Juara Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 |
|
|---|
| Sesaat Lagi, Persak Kebumen Vs Persibangga Purbalingga: Adu Kekuatan di Final Liga 4 Jateng |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260215_PSSI-Jateng.jpg)