Pesta Bola 2026
Kartu Panini Piala Dunia Diburu Pencinta Bola Semarang
Demam Piala Dunia 2026 tak hanya identik dengan berburu jersey atau mencari titik-titik nonton bareng.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: rival al manaf
Penggemar Barcelona, PSIS Semarang, dan Timnas Argentina itu menilai edisi Piala Dunia 2026 memiliki nilai historis tersendiri.
"Momennya menarik. Ini bisa jadi Piala Dunia terakhir Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, sekaligus Piala Dunia pertama Lamine Yamal. Momen seperti ini selalu berbeda dibanding turnamen lain," ujarnya.
Menurut Fachri, kemudahan mendapatkan kartu Panini di sejumlah pusat perbelanjaan di Semarang turut membuat tren koleksi semakin berkembang.
"Sekarang gampang dapatnya. Ada di Kidz Station DP Mall, Paragon, The Park, sampai 23 Mall Semarang," katanya.
Meski Panini juga menghadirkan versi stiker, Fachri lebih memilih kartu koleksi karena dinilai lebih fleksibel untuk disimpan maupun dijadikan memorabilia jangka panjang.
"Kalau pemain-pemain itu suatu saat datang ke Indonesia, kartunya bisa dimintai tanda tangan. Kalau stiker agak susah," ujarnya.
Ia menjelaskan, salah satu sensasi utama mengoleksi Panini adalah unsur keberuntungan saat membuka paket kartu.
Tidak sedikit kolektor yang harus membeli puluhan paket untuk mendapatkan kartu pemain incarannya.
"Memang rezeki-rezekian," katanya.
Selain menjadi hobi, beberapa kartu langka juga memiliki nilai jual yang cukup tinggi di kalangan kolektor.
Fachri menyebut pernah menemukan kartu Lionel Messi dijual hingga Rp400 ribu di platform jual beli daring.
Menurutnya, fenomena tersebut menunjukkan bahwa kartu Panini kini tidak sekadar menjadi mainan atau pelengkap turnamen sepak bola, tetapi telah berkembang menjadi bagian dari budaya koleksi yang diminati banyak penggemar sepak bola.
"Buat saya, kartu Panini itu bukan sekadar kartu pemain. Ada nilai kenangan dari setiap turnamen. Makanya setiap Piala Dunia selalu menarik untuk dikoleksi," pungkasnya. (*)
| Prediksi Piala Dunia 2026 Menurut Bek Naturalisasi PSIS Semarang, Ini 4 Negara yang Disorot |
|
|---|
| TVRI Jawa Tengah Fasilitasi UMKM Berjualan Gratis di Lokasi Nobar Piala Dunia |
|
|---|
| Masih Terjerat Kasus Hak Siar, Pemilik Warkop di Solo Pilih Tak Gelar Nobar Piala Dunia 2026 |
|
|---|
| Ini Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 di Kota Semarang, Digelar Setiap Hari Selama Sebulan |
|
|---|
| PHRI Banyumas Belum Pastikan Hotel dan Restoran yang Menggelar Nobar Piala Dunia 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260604_KARTU-IDOLA-Potret-kartu-Panini-edisi-Piala-Dunia-2026.jpg)