Waspada Modus Baru Hacker, Saldo M-Banking Bisa Terkuras Tiba-tiba
Berbagai modus penipuan bisa terjadi pada transaksi digital, satu di antaranya M-Banking
TRIBUNJATENG.COM - Modus penipuan digital untuk menguras tabungan seseorang semakin canggih.
Karena itulah, kita harus waspada jangan sampai saldo tabungan tiba-tiba terkuras.
Kasus-kasus tersebut kerap kali terjadi di masyarakat.
Modus penipuan bisa terjadi pada transaksi digital, satu di antaranya M-Banking.
Baca juga: QRIS Jelajah Indonesia se-Jawa Jadi Wadah Edukasi Genjot Transaksi Digital
• Tangis Prada Richard Ceritakan Penyiksaan yang Dialami: Diminta Hubungan dan Telepon Pakai Semangka
Tak sedikit warga mengeluh mendapati saldo pada M-Banking alias rekening online tiba-tiba terkuras.
Bukan tanpa sebab, hal itu bisa terjadi adanya modus penipuan yang dilakukan hacker, yaitu dengan cara membajak ponsel korban.
Adapun media membajak ponsel tersebut hingga menguras saldo dalam M-Banking itu bisa lewat WhatsApp.
Salah satu aksi terbesar hacker dalam membobol M-Banking itu adalah sniffing.
Sniffing adalah tindakan hacker mencuri data pengguna ponsel yang bisa membuat saldo rekening di M-Banking terkuras.
Adapun data yang dicuri Hacker adalah username dan password M-Banking serta informasi berupa kartu kredit, password email, dan data penting lainnya.
Ada beberapa modus yang dipakai oleh Hacker saat melakukan sniffing.
Berikut adalah modusnya:
- Pelaku biasanya pura-pura jadi kurir paket
- Memberikan informasi palsu lewat WhatsApp
- Pelaku biasanya mengirimkan aplikasi dalam bentuk file dengan memanipulasi dengan cara memberikan nama foto agar dibuka. File tersebut berisi format APK yang merupakan aplikasi berbahaya
Setelah melakukan tiga hal di atas, pelaku biasanya akan langsung mengambil data para korban yakni berupa informasi dan data ponsel.
Selanjutnya, pelaku akan mengambil alih rekening korban hingga isinya dikuras.
Guna mencegah Anda terkena sniffing, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan.
| Kronologi Kecelakaan Maut Ertiga Tabrak Rumah 2 Orang Tewas, Mobil Melaju Kencang |
|
|---|
| Dua PLTU di Jawa Tengah Pakai Serbuk Gergaji Terapkan Co-Firing, Buka Potensi Petani Terusir |
|
|---|
| 6.271 Koperasi Merah Putih di Jateng Beroperasi, 2.769 Gedung Telah Terbangun |
|
|---|
| Taj Yasin Hadiri Panen Raya Jagung Serentak, Pemprov Jateng Apresiasi Polri Dukung Ketahanan Pangan |
|
|---|
| Kupas Strategi Kelola Kelas di Tengah Keberagaman Siswa, FKIP UNIMMA Gelar Webinar Pendidikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251030_PENIPUAN.jpg)