Berita Tegal
Pemkot Tegal dan UT Tandatangani MoU: Perluas Akses Pendidikan Fleksibel dan Terjangkau
Pemkot Tegal dan Universitas Terbuka (UT) bersama-sama menandatangani MoU di Gedung UTCC Tangerang Selatan, Senin (24/11/2025).
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, TANGERANG - Pemkot Tegal dan Universitas Terbuka (UT) bersama-sama menandatangani MoU di Gedung UT Convention Center (UTCC) Tangerang Selatan, Senin (24/11/2025).
MoU ditandatangani langsung oleh Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono bersama Rektor UT Prof Ali Muktiyanto, disaksikan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof Dr Abdul Mu'ti.
Seusai penandatanganan MoU, Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman bertujuan untuk memperluas akses pendidikan tinggi yang fleksibel dan terjangkau bagi masyarakat.
Dia sangat mengapresiasi atas kerja sama ini.
Baca juga: 9 Petugas Water Rescue Disiagakan Selama Libur Nataru di PAI Tegal
“Atas nama Pemkot Tegal dan masyarakat, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Universitas Terbuka."
"Harapan kami, komitmen bersama ini dapat membuka akses seluas mungkin di dunia pendidikan, baik dari sisi fleksibilitas maupun kualitas,” ujarnya.
Dedy Yon menekankan, bahwa biaya kuliah di UT relatif terjangkau.
Pembiayaan kuliah di UT, tidak lebih dari Rp2 juta per semester.
"Artinya, masyarakat secara umum mampu mengikuti pendidikan ini, dengan pola daring, masyarakat tetap bisa bersekolah meski memiliki kesibukan,” ungkapnya.
Rektor UT, Prof Ali Muktiyanto merasa terhormat karena Seminar Akademik Wisuda UT dapat dihadiri langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof Abdul Mu'ti dan para kepala daerah.
Baca juga: Wali Kota Tegal Dedy Yon Ajak Kadin dan Hipmi Blora Kunjungan ke PT Dongcai Garment Indonesia
“Tentunya kehadiran Menteri merupakan wujud dukungan pemerintah terhadap penguatan ekosistem pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning),” ungkapnya.
Ali mengatakan, sinergi antara pendidikan dasar dan menengah dengan pendidikan tinggi sangat krusial.
Universitas Terbuka menjadi bagian dari ekosistem itu dengan menyediakan jalur berkelanjutan bagi para guru, tenaga kependidikan, dan seluruh masyarakat yang ingin meningkatkan kompetensi melalui pendidikan tinggi yang inklusif seperti yang saat ini telah tersedia.
Dia mencontohkan, Program Profesi Guru (PPG) yang saat ini jumlahnya ada 1.198 mahasiswa.
“Pada Agustus lalu, UT juga telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK), yang disaksikan langsung oleh Mendikdasmen, dalam peluncuran Uji Terap Penyelenggaraan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Jenjang Pendidikan Menengah,” jelasnya. (*)
| Kisah Inpiratif Nur Istiqomah Wisudawan Universitas Harkat Negeri, Keterbatasan Bukan Penghalang |
|
|---|
| 635 Peserta Meriahkan FASI IX Kabupaten Tegal, Pemkab Dorong Generasi Qurani Berprestasi |
|
|---|
| Pemkab Tegal Serahkan Tujuh Mobil Ambulans, Perkuat Akses Layanan Kesehatan Warga |
|
|---|
| 293 PNS Dilantik, Bupati Tegal Ischak Tekankan ASN Adaptif dan Berorientasi Pelayanan |
|
|---|
| Di Hadapan Mensos, Bupati Ischak Sampaikan Harapan Sekolah Rakyat Segera Hadir di Kabupaten Tegal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251124-_-Kesepakatan-Kerja-Sama-Pemkot-Tegal-dan-Universitas-Terbuka.jpg)