Breaking News
Senin, 25 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jepara

Libur Nataru, Pantai Kartini Jepara Sepi Wisatawan, Harapan Masih Menyala

Hamparan pasir yang biasanya dipenuhi tawa anak-anak dan riuh wisatawan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), kini terasa lengang

Tayang:
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/Tito Isna Utama
PANTAI KARTINI - Suasana Pantai Kartini yang nampak sepi pengunjung di Liburan Nataru tahun 2025. 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Angin laut berembus pelan di kawasan Pantai Kartini, Kabupaten Jepara, Jumat (26/12/2025).

Hamparan pasir yang biasanya dipenuhi tawa anak-anak dan riuh wisatawan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), kini terasa lengang. 

Tak ada antrean panjang di pintu masuk, tak terdengar teriakan pedagang menawarkan dagangan yang terlihat justru deretan mobil pribadi terparkir rapi di lapangan pantai.

Namun, sebagian besar kendaraan itu bukan milik wisatawan Pantai Kartini. 

Baca juga: Sambut Lonjakan Wisatawan Karimunjawa, Pemkab Jepara Akan Tambah Fasilitas Dermaga Pantai Kartini

Mobil-mobil tersebut adalah kendaraan penumpang yang hendak menyeberang ke Karimunjawa.

Pemandangan ini menjadi kontras dengan tahun-tahun sebelumnya, ketika Pantai Kartini selalu menjadi magnet utama wisatawan lokal maupun luar daerah saat libur akhir tahun.

Manager Pantai Kartini Jepara, Edy Kandono, mengakui bahwa libur Nataru tahun ini mengalami penurunan kunjungan yang cukup signifikan.

“Liburan Natal dan Tahun Baru yang baru mulai kemarin itu terjadi penurunan yang lumayan. Kalau dibandingkan tahun kemarin, turunnya sampai 47 persen,” kata Edy kepada Tribunjateng, Jumat (26/12/2025).

Ia menyebutkan, pendapatan Pantai Kartini pada periode yang sama tahun lalu mencapai sekitar Rp 22 juta, sementara tahun ini baru berada di angka Rp 12 juta. 

Padahal, target pendapatan Pantai Kartini sepanjang tahun 2025 dipatok di kisaran Rp 1,7 hingga Rp 1,8 miliar.

“Kalau dilihat dari jumlah pengunjung, minggu-minggu ini pendapatan Rp 12 juta itu artinya tidak sampai seribu orang. Tahun kemarin hampir dua ribu orang,” jelasnya.

Sebelum libur Nataru, tepatnya sejak 19 hingga 24 Desember, jumlah pengunjung harian masih berada di kisaran 400 hingga 500 orang per hari. 

Bahkan sebelum libur sekolah, kunjungan rata-rata hanya sekitar 200 orang per hari.

Menurut Edy, sejumlah faktor menjadi penyebab turunnya kunjungan wisata ke Pantai Kartini

Mulai dari bencana rob di wilayah Sayung yang terjadi dua kali, pembatasan aktivitas liburan sekolah, hingga imbauan keselamatan saat musim cuaca ekstrem.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved