Berita Kabupaten Tegal
Pasar Slumpring Desa Cempaka Tegal Diserbu Ribuan Wisatawan: Jajanannya Bikin Khilaf
Libur panjang peringatan Isra Miraj Pasar Slumpring yang berlokasi di Desa Cempaka, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal diserbu wisatawan
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Momen libur panjang peringatan Isra Miraj tepatnya pada Minggu (18/1/2026), Pasar Slumpring yang berlokasi di Desa Cempaka, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal diserbu wisatawan dari berbagai daerah.
Bahkan saat momen libur panjang biasanya jumlah pengunjung mengalami peningkatan kisaran 1.000 orang per hari, mengingat Pasar Slumpring hanya beroperasi atau buka setiap hari Minggu saja.
Informasi tersebut disampaikan Pengelola Pasar Slumpring Desa Cempaka, Abdul Khayi, saat ditemui Tribunjateng.com di lokasi desa wisata, pada Minggu (18/1/2026).
Baca juga: Menikmati Jernihnya Tuk Mudal di Kawasan Pasar Slumpring Tegal, Bisa Jajan Sambil Main Sepeda Air
Abdul Khayi menuturkan, setiap libur panjang jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pasar Slumpring selalu mengalami peningkatan.
Sedangkan di hari biasa (bukan libur panjang) pengunjung rata-rata kisaran ratusan orang.
"Untuk musim libur panjang biasanya rata-rata 1.000 pengunjung per hari karena Pasar Slumpring buka hanya tiap hari minggu saja. Seperti libur Isra Miraj juga sama jumlah pengunjung kisaran 1.000an orang," jelas Abdul Khayi, pada Tribunjateng.com.
Menurut Abdul Khayi, pengunjung yang berwisata ke Pasar Slumpring berasal dari berbagai daerah tidak hanya Tegal dan sekitarnya saja.
Seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Purwokerto, Bekasi dan wilayah lainnya.
"Kalau momen libur seperti ini saya melihatnya senang karena pedagang laris, menerima tukar koin dengan senyuman bahagia. Jadi di Pasar Slumpring sistemnya sebelum membeli jajanan, makanan ataupun minuman pengunjung menukarkan sejumlah uang dengan koin bambu. Satu koin bambu nominalnya Rp2.500. Bisa uang tunai atau non tunai pakai QRIS," terang Abdul Khayi.
Adapun saat ini jika berkunjung ke Pasar Slumpring banyak wahana yang bisa dinikmati tidak hanya jajanan tradisional saja.
Wahana yang ada seperti Tuk Mudal yang bisa digunakan untuk bermain air, berenang, dan menaiki sepada bebek air.
Selain itu ada wahana baru yakni Flying Fox yang lintasannya tepat di atas Tuk Mudal bisa digunakan untuk yang memiliki berat badan maksimal 90 kilogram.
Ada juga wahana permainan tradisional, spot foto, berkeliling dengan menaiki kuda, bahkan ada spot mewarnai bagi anak-anak.
"Harga tiket masuk Pasar Slumpring Rp5 ribu per orang. Kemudian parkir kendaraan sepeda motor Rp5 ribu dan mobil Rp10 ribu. Sementara koin bambu masih tetap Rp2.500 per koin," ujar Abdul Khayi.
Abdul Khayi menambahkan, Pasar Slumpring beroperasi hanya seminggu sekali tepatnya hari Minggu, mulai pukul 07.00-13.00 WIB.
| Rangkaian Hari Jadi ke-425 Kab Tegal Terangkum dalam Slawi Ageng Mulai 22-24 Mei, Catat Jadwalnya |
|
|---|
| Puluhan Pickup dan Motor Roda Tiga KDMP Mulai Beroperasi di Kabupaten Pekalongan |
|
|---|
| Resmi, Kantor Imigrasi Hadir di Slawi Tegal, Buat Paspor Tak Perlu Lagi ke Pemalang |
|
|---|
| Bupati Tegal Sampaikan Sejumlah Aspirasi Penanganan Bencana dan Infrastruktur ke Kementerian PU |
|
|---|
| Bupati Tegal Ischak Serahkan Santunan saat May Day, Harapan bagi Keluarga Pekerja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260119_tegal2.jpg)