Minggu, 3 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Video

Video 2 Warga Ngilir jadi Korban Tawuran Gangster di Kendal

Dua warga di Kelurahan Ngilir, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal mengalami luka akibat tawuran dua kelompok pemuda pada Minggu (19/4/2026) dini hari.

Tayang:

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Berikut ini video 2 Warga Ngilir jadi Korban Tawuran Gangster di Kendal

Dua warga di Kelurahan Ngilir, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal mengalami luka akibat tawuran dua kelompok pemuda pada Minggu (19/4/2026) dini hari.

Dua warga tersebut terkena lemparan batu dan sabetan benda tajam dari kelompok yang terlibat tawuran. Selain itu beberapa kaca rumah warga pecah dan lampu fasilitas umum rusak. 

"Ada dua warga terluka karena dari tawuran antar kelompok itu," kata Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar, Senin (20/4/2026).

Kapolres menerangkan, kedua korban sempat mendapatkan perawatan di RSUD Soewondo Kendal. Namun keduanya kini sudah kembali ke rumah masing-masing.

"Anggota kami sedang mengunjungi korban tawuran untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan pendalaman terkait kesaksiannya," terangnya.

Kapolres mengungkapkan, kedua kelompok pemuda yang terlibat tawuran ialah dari kelompok bernama Gangster dan All Star.

Saat ini, polisi masih menyelidiki asal muasal kedua kelompok tersebut.

Lebih lanjut, Kapolres menambahkan, tawuran tersebut awalnya terjadi di jalan yang kemudian berlanjut hingga ke gang-gang perumahan warga.

"Informasinya dari jalan dan merembet masuk ke permukiman," imbuhnya.

Kapolres menuturkan, pihaknya juga masih menyelidiki motif tawuran antar kelompok pemuda tersebut.

Saat ini, pihaknya telah mengamankan satu pelaku yang diduga terlibat tawuran

"Masih proses lidik. Untuk satu orang yang diamankan, tidak terlibat dalam pengrusakan," tuturnya.

Menurut Kapolres, berdasarkan aksi tawuran yang sebelumnya terjadi di Kendal, motif kelompok melakukan tawuran biasanya terjadi ketika masing-masing kelompok saling berpapasan dalam keadaan mabuk.

"Tetapi untuk yang kasus ini, kami masih melakukan pendalaman untuk motifnya," sambungnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved