Wonosobo Hebat
Warga Dusun Klilin Wonosobo Tak Lagi Terisolasi, Ada Jembatan Garuda Lintasi Sungai Begaluh
TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Dusun Klilin, Desa Sindupaten, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, disambut antusias warga.
Jembatan yang melintasi Sungai Begaluh ini menjadi akses utama penghubung Dusun Klilin dan Pagentan, Desa Kalikajar, Kecamatan Kalikajar.
Akses ini selama bertahun-tahun terpisah oleh aliran sungai dan kerap terisolasi saat musim hujan.
Baca juga: Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Ditutup Hingga 20 Februari 2026: Ada 7 Titik Rawan Longsor
• Pemkab Wonosobo Gandeng Geo Dipa, Dorong Potensi Panas Bumi Jadi Daya Tarik Eduwisata
Dandim 0707/Wonosobo, Letkol Inf Yoyok Suyitno menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan warga.
“Alhamdulillah, berkat kerja keras dan kerja sama semua pihak, khususnya masyarakat kedua dusun, pekerjaan bisa selesai tepat waktu."
"Mereka tidak mengenal lelah, siang-malam, panas maupun hujan, terus bekerja penuh semangat demi harapan pembangunan jembatan ini rampung tepat waktu,” ujarnya.
Sebelum jembatan berdiri, warga harus menunggu air sungai surut atau memutar jauh untuk beraktivitas.
Saat hujan deras, Sungai Begaluh meluap dan memutus jalur warga, menghambat aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga distribusi barang.
Kini, jembatan gantung sepanjang sekira 90 meter tersebut memangkas jarak tempuh, mempercepat mobilitas harian masyarakat, serta memudahkan anak-anak menuju sekolah dan warga mengakses layanan dasar.
Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Provinsi Jawa Tengah bersama TNI melakukan peninjauan langsung ke lokasi jembatan, Rabu (21/1/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan dan kualitas infrastruktur sebelum dimanfaatkan secara penuh oleh masyarakat.
Baca juga: Pemkab Wonosobo Kucurkan Rp7,5 Miliar untuk Program Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat
• Laris Manis Jeep Wisata Keliling Dieng Wonosobo, Musim Liburan Sering Kekurangan Armada
Rombongan yang dipimpin perwakilan BBPJN Jateng Iqbal Taher dan Pabandya Slogdam IV/Diponegoro Mayor Czi Bambang Widjanarko tersebut disambut Dandim 0707/Wonosobo.
Iqbal Taher mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keberlanjutan jembatan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Setelah diresmikan, jembatan ini harus dirawat dan dijaga secara baik oleh masyarakat agar memiliki asas manfaat yang berkelanjutan dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang."
"Infrastruktur ini bukan hanya milik pemerintah, tapi aset bersama yang harus dijaga keberlanjutannya,” ucapnya.
Kepala Desa Sindupaten, Kukuh Zubaidi turut menyampaikan apresiasi kepada TNI dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan jembatan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran TNI di tengah kami."
"Ini menjadi dambaan warga selama ini. Kami siap menjaga dan merawat jembatan ini dengan sebaik-baiknya,” tegasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260121-_-Peresmian-Jembatan-Garuda-Klilin-Wonosobo.jpg)