Wonosobo Hebat
Pemkab Wonosobo Susun Strategi Hilirisasi Pertanian dan Pariwisata Berkelanjutan
TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Pemkab Wonosobo menyiapkan penguatan sektor pertanian dan pariwisata sebagai pilar pembangunan daerah dalam beberapa tahun ke depan.
Langkah tersebut disampaikan dalam arah pembangunan daerah yang dipaparkan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027.
Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat mengatakan, pembangunan daerah akan diarahkan pada modernisasi pertanian serta pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.
Kedua sektor ini dinilai memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Baca juga: Musrenbang RKPD 2027, Wonosobo Perkuat Hilirisasi Pertanian dan Transformasi Pariwisata
• RKPD 2027, Wonosobo Targetkan IPM 72,78 dan Kemiskinan Turun 12,96 Persen
“Pertanian merupakan sumber kehidupan masyarakat Wonosobo yang harus terus kita dorong agar semakin produktif, bernilai tambah, dan mampu menjawab kebutuhan zaman,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).
Menurut Afif, strategi penguatan sektor pertanian dilakukan melalui modernisasi sistem budidaya, penguatan ekosistem agrobisnis, serta hilirisasi produk agar memiliki nilai tambah ekonomi.
Dengan cara itu, produk pertanian tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi dapat diolah menjadi produk bernilai lebih tinggi.
Selain pertanian, pemerintah daerah juga mendorong transformasi sektor pariwisata yang dikelola secara berkelanjutan dengan tetap menjaga kelestarian alam dan budaya.
“Pariwisata adalah wajah daerah yang harus dikelola secara bijak agar tetap berkelanjutan, menjaga alam dan budaya sekaligus memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” kata Afif.
Dalam kerangka pembangunan jangka panjang daerah, Pemkab Wonosobo juga menyiapkan penguatan ekosistem agrobisnis dan pariwisata secara bertahap.
Pada 2026 difokuskan pada penguatan tata kelola ekosistem, kemudian pada 2027 diarahkan pada tahap transformasi ekosistem melalui peningkatan inovasi dan efisiensi sektor unggulan.
Kepala Bappeda Kabupaten Wonosobo, Tono Prihantono menambahkan bahwa penguatan sektor pertanian dan pariwisata juga menjadi bagian dari transformasi ekonomi daerah berbasis potensi unggulan.
“Transformasi ekonomi daerah diarahkan pada sektor unggulan yang berdaya saing dan mampu memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat,” jelasnya.
Dengan strategi tersebut, pemerintah daerah berharap sektor agrobisnis dan pariwisata dapat berkembang lebih kuat sekaligus menjadi penggerak utama peningkatan kesejahteraan masyarakat Wonosobo. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260313-_-Bupati-Wonosobo-Tanda-Tangan-Komitmen.jpg)