Wonosobo Hebat
Jelang Mudik Lebaran 2026, Disperkimhub Wonosobo Perketat Pemeriksaan Angkutan
TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Pemerintah Kabupaten Wonosobo mulai mematangkan persiapan menghadapi arus mudik Lebaran 2026.
Melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub), sejumlah langkah disiapkan untuk memastikan kelancaran serta keselamatan perjalanan masyarakat.
Baca juga: Wonosobo Jalin Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi, Pasok 350 Ton per Hari
Kepala Disperkimhub Wonosobo, Agus Susanto, mengatakan pelaksanaan posko pelayanan dan pengamanan mudik akan berlangsung mulai pertengahan Maret hingga akhir bulan.
“Pelaksanaan posko, pos pelayanan maupun pos pengamanan untuk mudik angkutan Lebaran tahun 2026 sudah dimulai sejak tanggal 13 Maret sampai tanggal 30 Maret 2026 nanti,” ungkapnya, Minggu (15/3/2026).
Menurutnya, masa tersebut menjadi periode penting untuk memastikan kesiapan layanan transportasi selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
Sebagai bagian dari persiapan, Disperkimhub telah menggelar apel gabungan yang melibatkan seluruh pegawai dari berbagai unit kerja.
Apel ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel maupun perlengkapan yang akan digunakan selama posko mudik beroperasi.
Dalam pelaksanaan pengamanan mudik tahun ini, Disperkimhub melibatkan total sekitar 130 personel disiapkan untuk bertugas di berbagai titik pelayanan bersama instansi terkait.
Personel tersebut nantinya akan ditempatkan di sembilan pos pelayanan yang tersebar di wilayah Wonosobo.
Pos-pos ini akan diisi oleh petugas dari berbagai instansi yang bekerja secara terpadu untuk memberikan layanan kepada pemudik.
Selain petugas lapangan, sebagian pegawai juga bertugas di Andongsili sebagai pendukung operasional, terutama terkait administrasi pengujian kendaraan.
“Kita berkoordinasi, berkolaborasi dengan stakeholder terkait, terutama dengan teman-teman Satuan Lalu Lintas Polres Wonosobo,” kata Agus.
Menurutnya, berbagai skenario manajemen dan rekayasa lalu lintas telah dibahas bersama.
Skema tersebut nantinya akan diterapkan menyesuaikan kondisi di lapangan saat arus kendaraan meningkat.
Selain menyiapkan posko dan personel, Disperkimhub juga melakukan pemeriksaan kendaraan angkutan Lebaran.
Pemeriksaan atau ramp check dilakukan di sejumlah lokasi seperti terminal, jalan raya, hingga perusahaan otobus.
Langkah ini bertujuan memastikan kendaraan yang digunakan pemudik berada dalam kondisi layak jalan.
Dari hasil pemeriksaan sementara, sebagian besar kendaraan dinyatakan memenuhi syarat operasional.
Untuk mendukung keselamatan selama arus mudik, Disperkimhub juga tetap membuka layanan pengecekan kendaraan bagi perusahaan otobus yang membutuhkan.
Meskipun secara administratif layanan pengujian kendaraan dibuka hingga Jumat, petugas tetap siap memberikan pelayanan jika ada permintaan tambahan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh kendaraan yang beroperasi selama masa mudik benar-benar memenuhi standar keselamatan.
Baca juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kabupaten Wonosobo, Ramadan Hari ke-24, Sabtu 14 Maret 2026
Agus menegaskan keselamatan transportasi menjadi perhatian utama dalam pelayanan angkutan Lebaran tahun ini.
"Kami imbau masyarakat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas selama perjalanan mudik.
Pemudik juga diharapkan memastikan kondisi kendaraan serta kesehatan sebelum melakukan perjalanan jauh," pungkasnya. (ima)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260315_Kepala-Disperkimhub-Wonosobo-Agus-Susanto-mudik-lebaran_1.jpg)