Wonosobo Hebat

Bus Mudik Gratis Wonosobo Jalani Ramp Check, 9 Armada Disiapkan Angkut Pemudik dari Jakarta

TRIBUN JATENG/Imah Masitoh
RAMP CHECK - Petugas Disperkimhub Wonosobo melakukan pemeriksaan kelayakan kendaraan atau ramp check terhadap bus yang akan digunakan untuk program mudik gratis Lebaran 2026. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi kendaraan dan kesiapan pengemudi agar perjalanan pemudik berlangsung aman. 

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Kendaraan yang akan digunakan untuk mengangkut pemudik dalam program mudik gratis Wonosobo tahun 2026 mulai menjalani pemeriksaan kelayakan atau ramp check. 

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi kendaraan maupun kesiapan pengemudi sebelum keberangkatan.

Baca juga: Rampcheck di Terminal Bulupitu Banyumas: Masih Temukan Bus Lampu Depan Mati dan Wiper Copot!

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Wonosobo, Agus Susanto, mengatakan pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keselamatan pemudik selama perjalanan menuju kampung halaman.

“Kita pastikan, meskipun sebelumnya sudah pernah dilakukan di PO-nya mereka. Tapi kita memastikan kembali dan sekaligus dipasang stiker inspeksi bahwa dia secara kendaraan maupun sementara pengemudinya laik jalan,” kata Agus, Minggu (15/3/2026).

Ramp check dilakukan terhadap seluruh armada yang akan digunakan dalam program mudik gratis yang difasilitasi pemerintah daerah bersama sejumlah pihak.

Pada program mudik gratis Lebaran tahun ini, total sembilan bus disiapkan untuk mengangkut warga Wonosobo yang berada di Jakarta.

Armada tersebut berasal dari beberapa sumber, termasuk pemerintah daerah, pemerintah provinsi, serta lembaga sosial.

“Pemkab Wonosobo menyediakan 6 unit. 2 unit dari Pemerintah Provinsi dan 1 dari Baznas,” ujar Agus.

Bus-bus tersebut dijadwalkan berangkat dari Jakarta menuju Wonosobo pada 16 Maret 2026.

“Mudik gratis untuk tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Jadi untuk tahun ini yang diberangkatkan dari Taman Mini Indonesia Indah itu rencana tanggal 16 Maret,” katanya.

Setibanya di Wonosobo, para pemudik akan diterima di Pendopo Kabupaten pada malam hari.

Selain program dari pemerintah daerah, warga Wonosobo juga difasilitasi program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan.

Program tersebut menyediakan tambahan armada bagi pemudik tujuan Wonosobo.

“Ada 4 unit yang rencananya berangkat tanggal 17 Maret dari Monas,” kata Agus.

Bus dari program pemerintah pusat itu nantinya akan berhenti di Terminal Mendolo sebelum penumpang melanjutkan perjalanan ke wilayah masing-masing.

Agus menyebut, program mudik gratis yang digelar pemerintah daerah selama ini mendapat sambutan besar dari masyarakat. 

Tingginya minat warga membuat jumlah armada terus ditambah setiap tahun.

“Berarti kan animonya tinggi tuh, makanya kita tingkatkan sekarang,” katanya.

Baca juga: Pastikan Keamanan, Dinrumkimhub Blora Lakukan Rampcheck Dua Bus yang Digunakan Program Balik Gratis

Ia juga menyebut Wonosobo pernah menjadi satu-satunya daerah di wilayah Kedu yang rutin menyelenggarakan program mudik gratis, termasuk pada periode libur Natal dan Tahun Baru.

“Satu-satunya lintasan di daerah Kedu cuma Wonosobo saja itu loh yang dilintasi mudik gratis. Ada Nataru, ngga cuma Lebaran saja,” ujarnya.

Program tersebut dinilai membantu masyarakat perantauan untuk pulang kampung sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan pribadi selama arus mudik. (ima)