Wonosobo Hebat
BUMD Wonosobo Borong Penghargaan di Top BUMD Awards 2026, Bupati Raih Pembina Terbaik
TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Kinerja badan usaha milik daerah (BUMD) Kabupaten Wonosobo mendapat pengakuan di tingkat nasional melalui ajang Top BUMD Awards 2026 yang digelar di Dian Ballroom, Raffles Jakarta.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Majalah Top Business bekerja sama dengan Institut Otonomi Daerah serta sejumlah lembaga independen tersebut diikuti oleh 248 BUMD dan BLUD terbaik dari seluruh Indonesia.
Dalam ajang tersebut, berbagai BUMD milik Pemerintah Kabupaten Wonosobo berhasil meraih penghargaan di sejumlah kategori.
Baca juga: Pembangunan Sekolah Rakyat Wonosobo Terus Berjalan, Target Rampung Juni 2026
Perumda Air Minum Tirta Aji Wonosobo mencatatkan prestasi tertinggi dengan meraih Top BUMD Bintang 5 (Golden), sekaligus penghargaan Top CEO BUMD yang diberikan kepada Muhammad Sjahid.
Sementara itu, PT BPR Bank Wonosobo memperoleh Top BUMD Bintang 4 serta Top CEO yang diraih Galih Pambajeng.
RSUD KRT Setjonegoro juga turut mendapatkan Top BLUD Bintang 3 dengan penghargaan Top CEO yang diberikan kepada Danang Sananto Sasongko.
Penghargaan lainnya diraih oleh PT BPR BKK Wonosobo sebagai Top BKK Bintang 3, serta PT Perkebunan Tambi yang berhasil meraih Top BUMD Aneka Usaha Bintang 4 dan Top CEO untuk Suwito.
Tak hanya itu, atas keberhasilan pembinaan dan pengelolaan BUMD di daerah, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat turut dianugerahi penghargaan sebagai Top Pembina BUMD 2026.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati didampingi Wakil Bupati Amir Husein.
Usai menerima penghargaan, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah dan seluruh BUMD di Kabupaten Wonosobo.
“Penghargaan ini menjadi bukti sekaligus pengingat bahwa BUMD harus terus bertransformasi.
Kami berkomitmen untuk memperkuat tata kelola, mendorong inovasi, dan memastikan BUMD memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/4/2026).
Ajang Top BUMD Awards 2026 juga menyoroti sejumlah isu strategis, seperti pentingnya digitalisasi, penguatan permodalan, inovasi, serta penerapan good corporate governance.
Bagi Pemerintah Kabupaten Wonosobo, penghargaan ini menjadi momentum untuk terus melakukan pembenahan dan mempercepat transformasi BUMD agar semakin profesional, adaptif, dan berkelanjutan.
Ke depan, BUMD diharapkan mampu memberikan kontribusi optimal terhadap pendapatan asli daerah (PAD) sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ketua penyelenggara Top BUMD Awards 2026, M. Lutfi Handayani, menyampaikan bahwa ajang ini telah berlangsung selama satu dekade dan tidak hanya berfokus pada pemberian penghargaan semata.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong transformasi BUMD melalui pembelajaran dan pertukaran praktik terbaik.
“Top BUMD Awards bukan sekadar ajang apresiasi, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun ekosistem pembelajaran serta mendorong transformasi nyata di tubuh BUMD,” ujarnya.
Ia menambahkan, BUMD yang mampu berkembang adalah yang terus beradaptasi, berinovasi, serta memiliki komitmen untuk melakukan pembenahan secara berkelanjutan.
Baca juga: Imbuh Ditemukan Tewas usai Terseret Longsor di Wonosobo, Kondisi Tubuh Tak Lagi Utuh
Sementara itu, Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri, Kementerian Dalam Negeri, Yusharto Kunto, menegaskan pentingnya peran BUMD dalam mendukung kemandirian daerah.
Saat ini, terdapat lebih dari 1.000 BUMD di Indonesia dengan total aset mencapai sekitar Rp1,240 triliun, laba Rp24,1 triliun, serta deviden sebesar Rp13,02 triliun.
Dengan potensi tersebut, menurutnya, BUMD perlu dikelola secara profesional melalui penguatan permodalan, inovasi, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik agar mampu bersaing dan berkelanjutan. (ima)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260414_pimpinan-BUMD-Kabupaten-Wonosobo-bersama-Bupati-Afif-Nurhidayat_1.jpg)