Wonosobo Hebat

Pemkab Wonosobo Banjir Apresiasi, Kepala BKN: Semua Program Bagus

TRIBUN JATENG/Imah Masitoh
KUNJUNGAN BKN - Paparan Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh saat kunjungan kerja di Kabupaten Wonosobo, Kamis (30/4/2026). Kunjungan tersebut guna memastikan program daerah selaras dengan kebijakan nasional. 

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh meninjau sejumlah program Pemkab Wonosobo, Kamis (30/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, dia menilai beberapa program daerah memiliki keterkaitan dengan agenda nasional.

Zudan menyebut sejumlah program di sektor pendidikan dan pangan telah berjalan di daerah tersebut.

“MBG berjalan bagus, Sekolah Rakyat juga demikian."

"Penyediaan rantai pasok makanan sayuran bagus, beras bagus,” ujar Zudan.

Baca juga: Wonosobo Canangkan Desa Cantik 2026, 3 Desa Jadi Pilot Project

Kabupaten Wonosobo selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil komoditas hortikultura di Jawa Tengah, terutama sayuran dataran tinggi.

Peran ini dinilai penting dalam mendukung rantai pasok pangan.

Selain itu, Zudan juga menyinggung kondisi sosial masyarakat di Wonosobo.

Dia menilai tingkat kerukunan dan religiusitas masyarakat menjadi salah satu faktor pendukung pembangunan daerah.

“Di Wonosobo ini kerukunannya sangat bagus, tingkat religiusitasnya bagus,” katanya.

Dengan jumlah penduduk yang mendekati satu juta jiwa, Wonosobo termasuk kabupaten dengan populasi relatif besar.

Kondisi ini dinilai berpengaruh terhadap perencanaan program pembangunan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Zudan menekankan pentingnya sinkronisasi antara program pemerintah daerah dan kebijakan pusat, termasuk dalam kerangka Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Dia menyebut sejumlah program yang berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, dan ketahanan pangan perlu terus diperkuat.

“Program-program untuk mencerdaskan masyarakat, mensehatkan masyarakat, kemudian program-program untuk mewujudkan ketahanan pangan,” ujarnya.

Menurut Zudan, sektor pangan dan potensi lain seperti pariwisata serta kuliner dapat menjadi penggerak ekonomi daerah jika dikelola secara optimal.

“Ini penting dalam rangka menggerakkan ekonomi masyarakat,” ucapnya.

Baca juga: Indeks Kerukunan Wonosobo Tembus 86 Persen, Lampaui Rata-rata Nasional

Dia menambahkan, pertumbuhan ekonomi daerah menjadi salah satu faktor yang mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar delapan persen.

“Mendorong agar visi-misi Bupati sejalan dengan Asta Cita Presiden dan terwujud tepat waktu,” katanya.

Zudan juga menyampaikan apresiasi terhadap upaya pemerintah daerah dalam menjaga kesinambungan program.

“Apresiasi kepada Bupati yang terus mampu berjalan seiring selaras mewujudkan Asta Cita Presiden,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Zudan juga menyinggung peran Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) dalam mendukung program pemerintah.

Dia menyebut sejumlah program yang melibatkan aparatur sipil negara telah berjalan, termasuk inisiatif di bidang kesejahteraan dan kesehatan.

“Ada program untuk beasiswa berupa kambing, ini bagus sekali,” katanya.

Selain itu, program kesehatan bagi anggota Korpri disebut telah berjalan dan sejalan dengan arah kebijakan nasional.

“Indonesia cerdas, Indonesia sehat. Programnya itu bahasanya sama dengan di sini, Asri,” ujarnya.

Menurut Zudan, dukungan aparatur sipil negara menjadi salah satu faktor penting dalam implementasi program pemerintah hingga ke tingkat daerah. (*)