Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Hari Ini Harga Emas Antam Turun Lagi Rp 2.000 Per Gram

Harga emas juga turun Rp 2.000 menjadi Rp 593 ribu per gram dari sebelumnya Rp 595 ribu per gram pada Rabu (8/3/2017).

Penulis: m zaenal arifin | Editor: a prianggoro
Tribun Jateng/M Syofri
Karyawan menunjukkan emas batangan di Butik Emas Logam Mulia Antam, komplek Rukan Pemuda Mas, Jalan Pemuda 150, Kota Semarang, Kamis (09/02/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) di wilayah Semarang kembali turun pada Jumat (10/3/2017) ini. Dari kanal resmi Butik Emas Logam Mulia (BELM) Semarang, harga emas turun Rp 2.000 menjadi Rp 591 ribu per gram.

Pada Kamis (9/3/2017) kemarin, harga emas juga turun Rp 2.000 menjadi Rp 593 ribu per gram dari sebelumnya Rp 595 ribu per gram pada Rabu (8/3/2017).

Namun, PT Antam telah menggelar promo yang bertema "Emas untuk Rakyat" mulai 6 Maret sampai 11 Maret besok. Dalam promo tersebut, harga pembelian emas batangan yang diberlakukan adalah harga pabrik atau harga di Pulogadung.

Harga emas di Pulogadung dengan Semarang terdapat selisih Rp 12 ribu untuk 1 gram emas. Selisih ini semakin banyak jika pembelian emas dengan berat yang lebih besar.

Harga emas di Pulogadung terpantau turun menjadi Rp 579 ribu per gram pada Jumat (10/3/2017) dari sebelumnya Rp 581 per gram pada Kamis (9/3/2017).

Dalam promo tersebut, PT Antam juga memberikan potongan harga Rp 5 ribu per keping/batangan tiap pembelian emas dengan berat 0,5 gram sampai 10 gram.

"Jadi masyarakat bisa menghemat Rp 17 ribu per keping untuk pembelian emas 0,5 gram sampai 10 gram. Ini adalah kesempatan masyarakat untuk berinvestasi," kata Marketing Representative Butik Emas Logam Mulia (BELM) Semarang, Amir Kusmana.

Terkait adanya penurunan harga, Amir menjelaskan, harga emas Antam mengikuti harga emas dunia. Selain itu, harga juga menyesuaikan kondisi terbaru nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika.

"Faktor perekonomian global juga mempengaruhi adanya penurunan harga. Jadi setiap hari berubah," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved