Unpand Akan Bangun Pandanaran City Tahun Ini
Universitas Pandanaran (Unpand) akan segera membangun Pandanaran City pada tahun ini
Penulis: akbar hari mukti | Editor: muslimah
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Universitas Pandanaran (Unpand) akan segera membangun Pandanaran City pada tahun ini.
Hal tersebut disampaikan oleh Harini Krisniati, Ketua Umum Yayasan Abdi Masyarakat, yayasan yang mengelola Universitas tersebut, ketika ditemui pada acara wisuda ke-17 Unpand, di Hotel Patrajasa, Semarang, Kamis (20/4).
Ia menyebut, bahwa bangunan di Pandanaran City yang akan segera dibangun, di antaranya pembangunan apartemen, serta rumah sakit berskala nasional.
“Rencananya akan menjadi sebuah rumah sakit khusus menangani bayi tabung. Dan kalau memungkinkan, Trans Studio karena kami telah kontak dengan manajemen mereka,” jelasnya.
Ia pun mengaku telah memiliki anggaran untuk membangun Pandanaran City tersebut sejumlah 1.2 Triliun Rupiah.
“Lokasi ada di sekitar Undip (Universitas Diponegoro) Tembalang. Kami telah menemukan tanah seluas 25 hektar. Kita akan kebut itu,” jelas Harini.
Ia pun menuturkan, alasan pembuatan Pandanaran City adalah agar Unpand dapat mengejar universitas lain di Jawa Tengah.
“Kalau bisa hingga setara. Karena kami telah terfokus ke arah sana,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, selain membangun Pandanaran City, pihaknya juga akan membenahi gedung Universitasnya.
“Akan ada penambahan 9 ruangan di kampus. Untuk hal ini, minggu depan telah mulai dalam pengerjaannya,” ungkapnya.
Dalam rangka mengejar Universitas lain, Djoko Saryono, Rektor Unpand menjelaskan bahwa saat ini ijazah Unpand telah diakui oleh 10 negara di dunia.
“Kompetensi yang coba kami raih adalah anak-anak kami harus memiliki skill yang sesuai dengan pasar agar mereka bisa bersaing di luar,” jelasnya.
Ia pun menyebut, saat ini Unpand juga telah mengejar nilai A pada akreditasi institusi.
“Untuk itu, kita akan perbarui semua mulai infrastruktur, kita juga telah lakukan MoU dengan beberapa universitas di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Tentu akan kami perluas, kalau perlu kita akan lakukan kerjasama di bidang industry,” ungkapnya.
(*)