TribunJateng/

Setelah Gajah Purba, Ada Temuan Fosil Baru di Banjarejo, Grobogan

Ekskavasi situs temuan fosil gajah purba Stegodon di Dusun Kuwojo, Desa Banjarejo, Grobogan, Jateng ternyata mendapatkan kejutan baru

Setelah Gajah Purba, Ada Temuan Fosil Baru di Banjarejo, Grobogan
BPSMP Sangiran/Wahyu Widiyanta

Laporan Editor Senior Tribun Jogja, Setya Krisna Sumarga

TRIBUNJATENG.COM, GROBOGAN - Ekskavasi situs temuan fosil gajah purba Stegodon di Dusun Kuwojo, Desa Banjarejo, Grobogan, Jateng ternyata mendapatkan kejutan baru.

Dua fragmen besar fosil dan beberapa artefak kecil ditemukan saat perluasan penggalian situs, Jumat (21/7/2017).

Temuan baru ini diinformasikan Ketua Tim Ekskavasi Banjarejo, Wahyu Widiyanta, kepada Tribun Jogja, Sabtu (22/7/2017).

"Ada beberapa karakter yang menunjukkan familia/keluarga Bovidae (banteng, kerbau), berupa tanduk, Cervidae (rusa,kijang). Hippotamidae (kuda sungai/nil), dan buaya," kata Wahyu sebelum meneruskan ekskavasi Sabtu pagi.

Temuan baru ini semakin menguatkan dugaan wilayah Banjarejo merupakan hunian luas fauna purba kala Plestosen. Fosil mereka terkubur di endapan tanah lempung yang mengindikasikan daerah itu dulunya rawa-rawa laut.

Seperti diwartakan Tribun sebelumnya, temuan fosil gajah purba di Dusun Kuwojo dinilai sangat menarik mengingat sejumlah aspek sejarah fauna purba di Jawa. Penyelamatan fosil dan situs di Banjarejo pun dilakukan serius dan kilat. 

"Kita langsung bentuk tim penyelamatan, dan bergerak secepatnya mengingat penting dan langkanya temuan ini," kata Kepala Badan Pelestari Situs Manusia Purba Sangiran (BPSMP) Sukronedi kepada Tribun Jogja pekan lalu di Banjarejo.

Dianggap langka karena indikasi awal temuan fosil itu cukup lengkap menyangkut satu individu gajah purba jenis Stegodon Trigonocepalus. Ini juga bisa dibilang temuan utuh pertama di Indonesia, sesudah temuan fosil lengkap Elephas di Blora beberapa tahun lalu.  

Dilihat dari ukuran tulang dan gadingnya yang diperkirakan mencapai 4 meter, postur fisik Stegodon ini tergolong raksasa. Beratnya bisa mencapai 12 ton dengan panjang dengan panjang badan sekitar 8 meter.

"Tingginya bisa mencapai empat setengah meter. Mungkin setinggi atap rumah umumnya, jika gadingnya saja sepanjang itu," tambah Sukronedi dalam perbincangan di pendopo Kabupaten Grobogan sebelum bertemu Bupati Sri Sumarni pekan lalu.

Fosil gading Stegodon sepanjang empat meter juga pernah ditemukan di situs Sangiran, Sragen, beberapa tahun lalu. Namun tak ada fosil organ tubuh lain yang menyertai temuan itu.

(*)

Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help