Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Manajemen Gojek Salatiga Sebut Aksi Penyitaan Jaket dan Helm Terjadi Karena Salah Paham

Supervisor Gojek Salatiga, Wisnu Ardianto, mengatakan, aksi penyitaan atribut mitra Go-jek oleh awak angkutan kota Salatiga terjadi karena salah paham

Penulis: deni setiawan | Editor: rika irawati
tribun jateng/deni setiawan
Polisi dan Satpol PP Kota Salatiga berjaga-jaga di depan ruko yang menjadi kantor ojek online Go-jek di Jalan Moch Yamin Kota Salatiga, Senin (4/9/2017) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Supervisor Gojek Salatiga, Wisnu Ardianto, mengatakan, aksi penyitaan atribut mitra Go-jek oleh awak angkutan kota Salatiga, Senin (4/9/2017), terjadi karena salah paham.

“Kami tadi, bersama mitra Go-jek Salatiga, menggelar aksi bagi-bagi 50 snack kepada masyarakat. Itu kami lakukan untuk memeriahkan Hari Pelanggan Nasional. Tidak ada kegiatan lain (menarik penumpang) selain itu,” kata Wisnu kepada Tribunjateng.com.

Menurut Wisnu, bingkisan tersebut dibagikan sebagai ungkapan terima kasih kepada masyarakat, khususnya pelanggan yang memilih Go-jek sebagai jasa transportasi.

“Sebenarnya, kegiatan yang kami lakukan pun tidak lebih dari 1 jam. Tetapi, saat kegiatan, memang ada beberapa mitra mengenakan atribut Go-jek, baik itu jaket maupun helm. Itu yang kemudian memancing emosi awak angkota Salatiga,” jelasnya.

(Baca: Lihat Pengemudi Gojek Berkeliaran di Jalan Kartini, Awak Angkota Salatiga Sita Jaket dan Helm)

Atas kejadian tersebut, Wisnu berjanji mengevaluasi dan melaporkan ke pihak manajemen Gojek Indonesia di Jakarta.

“Kami berharap, mitra Gojek juga dapat mematuhi aturan dan menghargai keberadaan awak angkota Salatiga. Semoga, ke depan, ada titik terang. Langkah apa selanjutnya, kami akan berkoordinasi dengan manajemen di Pusat. Sebab, semua kewenangan ada di pusat,” terang Wisnu.

Terpisah, mitra Gojek Salatiga, Maman (46), berharap, penyitaan atribut tak terulang. Dia juga berharap bisa bersama-sama awak angkota Salatiga mencari nafkah di Kota Hati Beriman tersebut.

“Memang izin operasi masih jadi kenala. Mudah-mudahan, segera ada solusi. Kami serahkan semua ke pihak manajemen Go-jek, baiknya bagaimana, kami akan ikuti,” tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved