TribunJateng/

Breaking News! Tanah Longsor Hancurkan Asrama di Salatiga, Satu Mahasiswi Tewas, Dua Luka Berat

Tidak hanya kamar yang dihuni mahasiswi, asrama putra pun ada yang hancur.

Breaking News! Tanah Longsor Hancurkan Asrama di Salatiga, Satu Mahasiswi Tewas, Dua Luka Berat
TRIBUN JATENG/DENI SETIAWAN
Petugas BPBD Kabupaten Semarang sedang mengamati bekas-bekas material longsor yang menimpa bangunan asrama STT Sangkakala di Jalan Raya Kopeng Km 7 Dusun Kenteng Desa Sumogawe Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang, Selasa (14/11/2017) dini hari. Dalam kejadian itu, satu mahasiswi meninggal dunia dan dua luka berat. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Bencana tanah longsor terjadi menimpa Sekolah Tinggi Teologia (STT) Sangkakala, Senin (13/11/2017) sekitar pukul 20.00.

Brak! Tiba-tiba material talud setinggi sekitar tujuh meter menimpa dan menghancurkan dinding kamar di lantai dua asrama putri.

Spontan, para mahasiswi yang sedang berada di dalam kamar asrama pun berhamburan keluar untuk mengetahui sumber suara robohnya dinding talud yang bercampur dengan tanah tersebut.

Mereka pun semakin panik begitu mengetahui sebagian kamar ada yang hancur oleh longsoran material itu.

Baca: Tiba di Bandung, PSIS Semarang Langsung Gelar Latihan untuk Hadapi Persebaya Surabaya

Petugas BPBD Kabupaten Semarang sedang mengamati bekas-bekas material longsor yang menimpa bangunan asrama STT Sangkakala di Jalan Raya Kopeng Km 7 Dusun Kenteng Desa Sumogawe Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang, Selasa (14/11/2017) dini hari. Dalam kejadian itu, satu mahasiswi meninggal dunia dan dua luka berat.
Petugas BPBD Kabupaten Semarang sedang mengamati bekas-bekas material longsor yang menimpa bangunan asrama STT Sangkakala di Jalan Raya Kopeng Km 7 Dusun Kenteng Desa Sumogawe Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang, Selasa (14/11/2017) dini hari. Dalam kejadian itu, satu mahasiswi meninggal dunia dan dua luka berat. (TRIBUN JATENG/DENI SETIAWAN)

Tidak hanya kamar yang dihuni mahasiswi, asrama putra pun ada yang hancur.

Total setidaknya ada sekitar delapan kamar yang hancur.

Masing-masing empat kamar baik kamar putra maupun putri.

Dalam kejadian tersebut, diketahui ada satu mahasiswi yang tertimbun material longsor bebatuan bercampur tanah lumpur.

Halaman
12
Penulis: deni setiawan
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help