Terkait Blokade Tol, Warga Nilai Pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang Tak Sesuai Kesepakatan

Menurut warga, pembangunannya tidak sesuai dengan kesepakatan awal saat tim panitia pengadaan tanah (P2T) melakukan sosialisasi.

Terkait Blokade Tol, Warga Nilai Pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang Tak Sesuai Kesepakatan
Istimewa
Warga Dusun Geneng, Desa Timpik, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang akhirnya mendapat pencerahan pada Senin (5/11/2018) sore setelah melakukan aksi blokade pembangunan tol di bawah jembatan penyeberangan sejak Jumat (2/11/2018) lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Amanda Rizqyana

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Kepala Dusun Geneng, Suratin mengungkapkan, aksi blokade pembangunan tol di bawah jembatan penyeberangan sejak Jumat (2/11) lalu, merupakan protes warga atas pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO).

Menurut warga, pembangunannya tidak sesuai dengan kesepakatan awal saat tim panitia pengadaan tanah (P2T) melakukan sosialisasi.

Suratin menyampaikan, permintaan warga sejak awal ialah JPO yang dibangun dapat dilalui orang, kendaraan bermotor, roda dua, maupun roda empat, meskipun hanya satu jalur.

Menambahkan keterangan Suratin, Parwono selaku Ketua RT 2 Dusun Geneng membenarkan hingga Senin (5/11/2018) sore, aksi blokade masih berlangsung.

Sebelumnya blokade telah dilakukan selama 24 jam penuh sejak selepas salat Jumat oleh warga.

Baca: PT Waskita Sebut Pembangunan Jalan Tol Seksi Salatiga-Boyolali Sesuai Prosedur

Ia menyatakan, aksi tersebut akan berlangsung hingga Bupati Semarang memberikan perhatian dan mengeluarkan putusan terkait perubahan JPO sesuai dengan aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat.

"Sebelumnya, di lokasi pembangunan tol tersebut terdapat rumah yang dihuni 19 KK dan sebuah masjid," imbuh Parwono.

Aksi warga tersebut mendapat perhatian langsung dari asisten 1 Sekda Kabupaten Semarang, JSN, Waskita Karya, dan didampingi oleh aparat kepolisian dari Polsek Susukan dan petugas dari Kodim 0714/Salatiga.

Warga dan pihak pemangku kebijakan tersebut bertemu dan berbincang menyampaikan keluhan mereka di badan jalan tol yang berada di bawah JPO.(arh)

Penulis: amanda rizqyana
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved