Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

DPRD Semarang Minta PDAM Perketat Keamanan Usai Penemuan Mayat di Reservoir Siranda

Penemuan sesosok mayat mengapung di reservoir Siranda, Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur beberapa hari lalu menghebohkan warga.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: Catur waskito Edy
idayatul rohmah
Soroti Penemuan Mayat di Reservoir Siranda, Dewan Minta PDAM Perbaiki Pengamanan 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penemuan sesosok mayat mengapung di reservoir Siranda, Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur beberapa hari lalu menghebohkan warga.

Kejadian ini pun menjadi sorotan berbagai pihak, termasuk DPRD Kota Semarang.

Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Joko Widodo menyatakan, peristiwa tersebut menjadi pelajaran penting bagi PDAM Tirta Moedal sebagai pengelola untuk memperkuat sistem keamanan di seluruh fasilitas vital.

Ia mengatakan, pihaknya mendorong PDAM memperketat pengawasan reservoir, menambah sistem pengamanan, dan meningkatkan patroli rutin.

"Hal ini penting untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang,” ungkap Joko Widodo dalam keterangannya, Selasa (19/8/2025).

Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan kunjungan langsung bersama rombongan Komisi B DPRD Kota Semarang ke Kantor PDAM di Jalan Kelud Raya, hari ini.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya mengapresiasi langkah manajemen PDAM dalam merespons kejadian.

“Kami mendengar langsung penjelasan dari Dirut PDAM bahwa reservoir Siranda merupakan sistem cadangan yang hanya akan dialirkan bila terjadi gangguan pada suplai utama dari IPA Gajah Mungkur.

Artinya, pasokan air untuk pelanggan tidak menggunakan air dari reservoir Siranda, sehingga distribusi tetap berjalan normal. Selain itu, PDAM juga langsung melakukan pengurasan dan disinfektan sesuai standar prosedur dengan senyawa khusus,” jelasnya.

Sementara itu, Joko Widodo juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan air bersih.

"Air bersih adalah kebutuhan pokok. Komisi B akan terus bersinergi dengan PDAM agar kualitas pelayanan tetap terjaga dan masyarakat memperoleh haknya dengan baik,” katanya. (idy)

Baca juga: Bupati dan DPRD Karanganyar Setujui Empat Raperda, Inilah Macamnya

Baca juga: Kronologi Pemuda di Karanganyar Tewas Dibacok 2 Orang, Bemula Pulang Dari Tempat Hiburan Malam

Baca juga: Hotel Santika Pekalongan Wujudkan Kepedulian Lewat Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved