Pilpres 2019

Presiden Jokowi Minta Kapolri Tindak Tegas Pihak yang Berupaya Melemahkan KPU

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta aparat kepolisian menindak tegas segala upaya untuk melemahkan dan mendelegitimasi KPU.

Presiden Jokowi Minta Kapolri Tindak Tegas Pihak yang Berupaya Melemahkan KPU
Budi Susanto
Presiden Joko Widodo (Jokowi) hadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad di Kajen Kabupaten Pekalongan. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta aparat kepolisian menindak tegas segala upaya untuk melemahkan dan mendelegitimasi KPU.

"Aparat tidak boleh membiarkan kegiatan-kegiatan yang ingin melemahkan, melegitimasi KPU," kata Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/1/2019).

Jokowi menegaskan, bagaimanapun juga peran KPU sangat penting sebagai penyelenggara pemilu.

Oleh karena itu, calon presiden petahana ini meminta seluruh masyarakat mendukung KPU.

"Jadi kalau ada orang-orang, ada pihak-pihak yang ingin melemahkan, mendelegitimasi itu, saya sampaikan ke Kapolri, tindak tegas," kata Jokowi.

Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin menduga ada upaya yang dilakukan kelompok oposisi untuk mendelegitimasi Komisi Pemilihan Umum.

"Upaya mendelegitimasi KPU ini dilakukan agar mereka bisa mengatakan terjadi kecurangan dalam pemilu," kata Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Arya Sinulingga, Kamis (3/1/2018).

Fadli Zon Mengaku Tersangka Pembuat Hoaks Surat Suara Tercobolos Bukan Relawan Prabowo-Sandi

Arya mencatat upaya delegitimasi ini sudah dilakukan beberapa kali.

Pertama, adalah adanya isu 31 juta penduduk yang belum masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT). Kedua, adalah dipermasalahkannya kotak suara dari kardus.

"Padahal kotak suara kardus itu sudah dipakai sejak zaman SBY. Itu juga dipakai pada pemilu 2014," ucap Arya.

Wakil Walikota Salatiga Duduki Kotak Suara dari Bahan Kardus Duplex, Hasilnya. . .

Terakhir, TKN menyoroti informasi soal adanya tujuh kontainer surat suara yang sudah tercoblos di Tanjung Priok.

Arya menilai adanya surat suara yang sudah tercoblos itu mustahil terjadi. Sebab, hingga saat ini, KPU belum mencetak surat suara.

"Bagaimana mungkin surat suaranya saja belum tercetak, tapi katanya sudah tercoblos," ucap Arya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Presiden Jokowi: Aparat Tak Boleh Biarkan Upaya Pelemahan KPU"

Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved