Pemilu 2019

KPU Kota Semarang Imbau Mahasiswa Luar Kota Segera Urus Berkas Pindah Tempat Memilih

KPU Kota Semarang, Ahmad Zaini, mengimbau mahasiswa luar kota untuk segera mengurus berkas keterangan pindah Tempat Pemungutan Suara (TPS) atau berka

KPU Kota Semarang Imbau Mahasiswa Luar Kota Segera Urus Berkas Pindah Tempat Memilih
Istimewa
Civitas Akademika di Kota Semarang mendapat sosialisasi terkait berkas keterangan pindah Tempat Pemungutan Suara (TPS) atau berkas A5 dan terkait Pemilu 2019, Jumat (1/2/2019) lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Eka Yulianti Fajlin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Komisioner Divisi Perencanaan Data dan Informasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang, Ahmad Zaini, mengimbau mahasiswa luar kota untuk segera mengurus berkas keterangan pindah Tempat Pemungutan Suara (TPS) atau berkas A5.

Hal ini guna menjamin ketersediaan logistik terkait pengguna A5.

Adapun, batas paling lambat rekapitulasi Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) yaitu 17 Februari 2019.

"Peraturan KPU menyebutkan bahwa prosedur registrasi A5 paling lambat 30 hari sebelum hari-H, yaitu 17 maret 2019, tetapi untuk menjamin surat suaranya, kami batasi hingga 17 Februari 2019," terang Zaini, Minggu (3/1/2019).

Upaya yang dilakukan untuk memberikan wawasan kepada seluruh civitas akademika di Kota Semarang terkait hak pilih mahasiswa pendatang, KPU melakukan sosialisasi pada Jumat (1/2/2019) lalu.

Pihaknya mengundang para presiden dan sekretaris Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas se-Kota Semarang.

"Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong rekan-rekan mahasiswa yang pada 17 April 2019 tidak bisa pulang ke kotanya untuk segera mengurus pindah memilih sehingga tetap bisa menyalurkan aspirasinya," kata Zaini.

Ketua KPU Kota Semarang Henry Casandra Gultom mendorong dibentuknya forkom BEM dengan KPU terkait distribusi informasi dan sosialisasi mengenai keseluruhan tata cara mengikuti pemilu 2019. Forum ini diharapkan juga menjadi sarana komunikasi ketika ada informasi terbaru mengenai pemilu 2019.

"Kami juga telah memberikan informasi kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Hal ini untuk menjamin ketersediaan surat suara serta persebaran di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS)," terang Nanda, sapaan Henry Casandra Gultom.

Dengan begitu, katanya, mempermudah pengurusan A5 di tiap kelurahan melalui Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang berada di wilayah PPK.

Meski pihaknya belum dapat memastikan jumlah DPTb, dia memprediksi DPTb akan cukup banyak mengingat pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) lalu jumlahnya mencapai kisaran 20 ribu

"Diperkirakan DPTb akan cukup banyak karena Kota Semarang sendiri banyak pendatang dari luar kota seperti yang di Unnes, UIN, Undip,dan univeritas lainnya," terangnya. (eyf)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved