‎Inisiator JagaPemilu.com: Jelang Coblosan, KPU Harus Makin Profesional

Belum selesai kasus surat suara tercoblos di Malaysia, publik kembali dikejutkan dengan munculnya petisi gelaran Pemilu ulang di Sydney, Australia.

‎Inisiator JagaPemilu.com: Jelang Coblosan, KPU Harus Makin Profesional
ISTIMEWA
Petisi Pemilu Ulang di Sydney 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Belum selesai kasus surat suara tercoblos di Malaysia, publik kembali dikejutkan dengan munculnya petisi gelaran Pemilu ulang di Sydney, Australia.

Menyikapi hal tersebut, inisiator JagaPemilu.com Abdul Malik Raharusun, mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) lebih ekstra profesional dalam mengawal hak demokrasi warga negara.

Menurutnya, sebagai lembaga negara yang bertugas menyelenggarakan Pemilu 2019, KPU tidak boleh lengah guna meningkatkan kepercayaan publik.

"Kita tahu bahwa Pemilu baik secara prosedural ataupun substansial harus dapat dijalankan secara bermartabat, jujur, adil, bebas dan rahasia," kata Malik, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (16/4/2019).

Ratusan WNI di Sydney Australia Tak Bisa Mencoblos, Gelar Petisi Pemilu Ulang

Kegaduhan pemilu di luar negeri, sambung Malik, akibat dari sejumlah persoalan prosedural seperti kotak suara, kertas suara, dan jumlah daftar pemilih, yang tak selesai sepenuhnya sebelum hari pencoblosan.

Akibatnya, persoalan Pemilu secara substansial seperti visi misi Presiden dan Wakil Presiden sangat strategis bagi negara-bangsa justru terabaikan.

"Ini sangat mengecewakan," sambungnya.

Kendati demikian, Malik berharap, KPU yang terdiri dari akademisi, profesional dan non-partisan partai tidak sekedar menyelenggarakan Pemilu secara prosedur teknis.

Melainkan juga menggali khazanah pemikiran dari para calon Presiden dan Wakil Presiden, agar masyarakat benar-benar mengenali siapa calon yang dipilih.

"Untuk itu desakan KPU agar lebih ekstra profesional menjadi sangat urgen disuarakan. Semoga di sisa waktu ini KPU dapat mengembalikan rasa kepercayaan publik," tandasnya.‎ (yan)

Penulis: yayan isro roziki
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved