Hamdan Zoelva: Keputusan Pemilu Serentak Bukan Hanya Saya di MK, Ada Pak Mahfud dan Akil Mochtar

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Hamdan Zoelva menanggapi proses pemilu serentak yang menelan ratusan korban petugas KPPS.

Hamdan Zoelva: Keputusan Pemilu Serentak Bukan Hanya Saya di MK, Ada Pak Mahfud dan Akil Mochtar
YOUTUBE
Hamdan Zoelva tanggapi pemilu serentak 

TRIBUNJATENG.COM- Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Hamdan Zoelva menanggapi proses pemilu serentak yang menelan ratusan korban petugas KPPS.

Hal itu disampaikan Hamdan Zoelva saat menjadi narasumber acara Rosi seperti Kompas TV, Kamis (9/5/2019).

Hamdan Zoelva lantas memberikan tanggapan soal keputusannya sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) soal teknis pemilu serentak 2019.

"Saya sebagai hakim kurang etis untuk membela apa yang sudah saya putuskan," ujar Hamdan.

Hamdan menambahkan bahwa ada rentetan panjang sebelum putusannya sebagai hakim MK yang memutuskan pemilu serentak.

"Ada rentetan panjang sebelum saya, yaitu ada 3 ketua, dari Pak Mahfud, Akil Mochtar, dan saya untuk memutuskan terkahir, tapi saya mengatakan begini, saya ikut membuta Undnag-undang dasar, dan ikut mendiskusikan dan ikut memutuskan apa yang terjadi, saat itu memang pemilu 5 kotak, bagaimana pemilu nanti," ujarnya.

Hamdan Zoelva lantas mengatakan bahwa keputusan MK berdsarkan UUD.

"Bagaimana implementasinya nanti, kan ada cara, masalah implementasi kan KPU bukan masalah MK," ujarnya.

Hamdan lantas mengatakan bahwa keputusannya sat menjadi ketua MK merupakan sejalan dengan amanah konstitusi.

Diketahui, pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjelaskan, penyelenggara pemilu yaitu anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara atau KPPS yang meninggal dunia berjumlah ratusan.

Halaman
123
Penulis: Wahyu Ardianti Woro Seto
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved