Smart Shopping
Seni itu Melembutkan Hati, Indri Penuhi Rumah dengan Lukisan
Seni itu melembutkan hati. Saya mencintai seni. Musik, lukisan dan lain-lain
Penulis: muslimah | Editor: agung yulianto
SETIAP pulang dari aktivitasnya di luar rumah, Indriati Tri Kusumastuti punya rutinitas tersendiri, yakni memandang koleksi lukisan yang terpajang di beberapa sudut rumah. Hati pun jadi adem, tenang, dan inpirasi berdatangan.
"Seni itu melembutkan hati. Saya mencintai seni. Musik, lukisan dan lain-lain, semua sangat menginspirasi" kata wanita yang akrab disapa Indri kepada Tribun Jateng, baru-baru ini.
Jadi bukan tanpa sebab ia mengoleksi banyak lukisan. Sebagian besar merupakan sisa-sisa masa lalu saat ia masih memiliki galeri sendiri. Beberapa yang lain dibeli menyusul kemudian.
Indri menyukai lukisan bergaya modern art. Koleksinya antara lain hasil karya Jerky Gaya, Yunizar, Katirin, Nurkholis, Markaban, Suminar, Inanta, Amrus Natalsya Christine Cocca dan lain-lain.
Lukisan menurutnya merupakan hasil penggalian sang seniman. Dari situ bisa terpancar bagaimana pribadi sang seniman. Mulai dari intelektualitas mereka, pandangan hidup, cara berpikir dan banyak lagi. Karenanya saat menyukai sebuah lukisan, bisa dibilang seseorang memiliki kesesuaian dengan sang seniman.
Karena itulah saat bertemu pelukis yang disuka, Indri seperti penggemar yang bertemu idola. "Deg-degan dan speechless. Malu gitu," tuturnya.
Dia memang terbiasa membeli lukisan langsung ke seniman pembuat. Ibu dua anak ini menghindari art dealer karena selain lebih mahal juga ada kekhawatiran barang palsu.
Lukisan koleksinya sebagian besar dipajang di ruang tamu rumahnya di jalan Gunung Agung Semarang. Beberapa ada yang menghiasai kamar tidur. Ada pula yang melengkapi kafe miliknya, Basilia di Mal Citraland dan Jl Teuku Umar serta Massimo di Jl Setyabudi.
Favoritnya antara lain lukisan Katirin berukuran besar di ruang tamu. selain itu ada pula yang dipajangnya di Basilia dengan ukuran lebih kecil.
Saking gemarnya pada lukisan, Indri bercita-cita memiliki galeri lagi. "Saya tengah berencana membuat galeri lagi. Dulu sempat punya," imbuh Indri.
Selain lukisan, di rumahnya Indri juga bercita-cita membangun perpustakaan pribadi. Saat ini ia memiliki sejumlah koleksi buku import. Ia memajangnya pada rak yang dijadikan pembatas ruang tamu. (msi)