Kamis, 30 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Lifestyle

Rahasia Membuat Roti John Lembut ala Chef Hotel

Kunci utama roti ini terletak pada adonan roti yang lembut serta isian daging yang dibumbui dengan baik.

Tayang:
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUN JATENG/Idayatul Rohmah
ROTI JOHN - Hidangan Roti John di Horison Ultima Sentraland Simpang Lima Semarang. Chef De Partie (CDP) Pastry, Achmad Qoharuddin, chef di Horison Ultima Sentraland Simpang Lima Semarang membagikan cara membuat Roti John yang menjadi sajian buka puasa Ramadan di hotel tersebut. (Tribun Jateng/Idayatul Rohmah) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Roti John menjadi salah satu hidangan yang digemari banyak orang karena perpaduan roti lembut, isian daging gurih, dan saus yang creamy.

Chef De Partie (CDP) Pastry, Achmad Qoharuddin, chef di Horison Ultima Sentraland Simpang Lima Semarang membagikan cara membuat Roti John yang menjadi sajian buka puasa Ramadan di hotel tersebut dan bisa dipraktikkan di rumah dengan bahan yang relatif mudah ditemukan.

Menurutnya, kunci utama roti ini terletak pada adonan roti yang lembut serta isian daging yang dibumbui dengan baik.

Baca juga: Kisah Chef Omar, Muslim Tionghoa yang Hadirkan Menu Rempah Khas Tiongkok di Xinjiang Resto Semarang

"Bahan dasarnya hampir sama seperti membuat burger bun, hanya berbeda di bagian isiannya," kata Chef Qoharuddin.

Untuk membuat adonan roti yang bisa menghasilkan sekitar 10 porsi roti, berikut bahan-bahan yang digunakan antara lain tepung protein tinggi 200 gram, butter 50 gram, ragi (yeast) 5 gram, bread improver 5 gram, telur, susu bubuk (milk powder) sekitar 25–30 gram, dan air sekitar 250 mililiter.

Chef Qoharuddin menjelaskan, semua bahan kering seperti tepung, ragi, dan baking improver dicampur terlebih dahulu.

Setelah itu telur dan air dimasukkan, lalu adonan diaduk hingga setengah kalis.

"Setelah itu butter dimasukan terakhir. Lalu dicampur semua, diaduk sampai kalis dan mengembang," jelasnya.

Setelah adonan kalis, tahap berikutnya adalah proses resting atau mendiamkan adonan. Proses ini penting agar adonan bisa mengembang dengan baik.

Adonan biasanya didiamkan sekitar 15 menit. Waktu ini bisa sedikit berbeda tergantung kondisi suhu ruangan atau dapur.

"Kalau di dapur pastry biasanya pakai AC, jadi kira-kira sekitar 15 menit sudah cukup," terangnya.

Setelah itu adonan ditimbang, kemudian dibentuk memanjang seperti baguette atau roll panjang sebelum dipanggang.

Isian gurih ala western

Chef Qoharuddin menjelaskan, ciri khas Roti John terletak pada isiannya yang gurih. Ia menggunakan ground beef atau daging sapi giling yang sudah dibumbui dengan gaya western.

Isian tersebut dicampur dengan kocokan telur dan bawang bombai (onion). Setelah matang, roti diisi dengan campuran daging tersebut, lalu ditambahkan sayuran seperti selada.

Untuk sausnya, biasanya menggunakan mayones sebagai komponen utama, ditambah saus tomat dan saus cabai sesuai selera.

"Kita biasanya pisahkan saus tomat dan saus chili supaya orang bisa menyesuaikan dengan selera masing-masing, karena yang paling penting ada mayonesnya," imbuhnya. (idy)

Baca juga: Shawarma hingga Sobat Saru, Deretan Sajian Iftar dengan Sentuhan Lokal dan Internasional di HUSS

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved