Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Hari Kartini

Meriah, Tim Penggerak PKK Kudus Gelar Gebyar Hari Kartini

Tim Penggerak PKK Kabupaten Kudus menggelar pagelaran akbar peringatan hari Kartini di Pendapa Kabupaten Kudus, Rabu (23/4/2014) malam.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: rustam aji
Lenggak lenggok puluhan gadis cantik berpakaian batik, kebaya dan baju adat kudus 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Tim Penggerak PKK Kabupaten Kudus menggelar pagelaran akbar peringatan hari Kartini di Pendapa Kabupaten Kudus, Rabu (23/4/2014) malam. Acara yang bertajuk Gebyar Kartini 2014 itu berlangsung meriah.

Lenggak lenggok puluhan gadis cantik berpakaian batik, kebaya dan baju adat kudus menjadi pusat perhatian lebih dari 300 penonton yang terdiri dari pejabat di lingkungan Pemkab Kudus dan warga umum. Seluruh penonton seolah terhipnotis pesona puluhan gadis-gadis cantik peserta fashion show.

Seorang penonton, Agung Santoso, melongo menyaksikan pagelaran fashion show itu. Agung mengatakan, bukan karena para peserta fashion show yang cantik tapi karena keanggunan peserta mengenakan baju adat kudus dan baju lainnya.

"Mereka terlihat anggun dan lebih cantik lagi memakai baju adat Kudus, kebaya, batik. Itu yang membuat saya terpukau," kata Agung.

Agung mengatakan, fashion show serupa sudah sering digelar di berbagai tempat. Akan tetapi, fashion show kali ini berbeda dari lainnya. Hal itu disebabkan paduan cahaya (lighting; red) yang dikombinasikan keanggunan peserta mengenakan kostum membuat fashion show semakin menarik.

"Pokoknya spektakuler. Itulah satu kata yang tepat untuk menyebut pagelaran akbar peringatan Hari Kartini malam ini," ujarnya.

Gebyar hari kartini Ke-135 Tingkat Kabupaten Kudus itu dihadiri jajaran pejabat, kepala desa bersama istri, organisasi perempuan, pelajar, dan masyarakat umum. Semua perhatian terfokus pada perform yang disajikan hingga larut malam itu.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada segenap panitia atas ide, kreativitas, dan inovasi cerdas yang luar biasa untuk menyelenggarakan acara ini," kata Bupati Kudus, Musthofa, dalam sambutannya.

Yang disampaikan bupati tidaklah berlebihan. Karena memang secara nyata semua berjalan dengan baik sesuai rencana. Bupati juga mengatakan bahwa malam itu merupakan malam kemenangan dan kemerdekaan bagi kaum perempuan khususnya di Kudus.

"Saya mengharapkan bahwa peringatan ini jangan hanya seremonial saja. Namun lebih dari itu makna, simbol, dan semangat Kartini hendaknya mampu menjadi ruh dan teladan bagi perempuan dalam hidup dan keluarganya," harapnya.

Menurutnya, kaum perempuan juga mendapatkan kesempatan yang sama untuk menunjukkan prestasi dan berkarir. Bukan hanya di bidang pemerintahan dan politik, tetapi juga berbagai bidang yang lain. Bahkan sosok seorang ibu juga sebagai tiang negara. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved