MUSIM KEMARAU
Daerah Wedung Sudah Kekeringan Sejak Maret
Daerah Wedung Kabupaten Demak Sudah Kekeringan Sejak Maret
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK- Kondisi kekeringan juga dialami warga Dusun Pleben, Kelurahan Wedung, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak. Warga Dusun Pleben, Malihah (41) mengatakan, daerah tempat tinggalnya sudah terdampak kemarau sejak Maret lalu.
Ia dan ratusan warga lain, kesulitan memenuhi kebutuhan air. Terlebih, air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) tidak mengalir lancar atau bahkan sama sekali tidak mengalir.
Kekeringan membuatnya harus benar-benar bertindak efisien terkait penggunaan air. Ramadan lalu, untuk mencuci, Malihah harus menempuh perjalanan hingga 5 kilometer. Setiap pagi, ia dan warga Pleben lainnya mencuci di sungai yang terletak di Kelurahan Ngruwit, Kecamatan Wedhung.
“Air sungai di Ngruwit mengalir. Selain mencuci, juga sekalian mandi dan kadang mengambil air dari sungai untuk keperluan mandi anak-anak di rumah,” ucapnya.
Kekeringan serupa juga terjadi di wilayah Kecamatan Wedung lainnya, Kelurahan Tedunan. Warga di kawasan ini harus membeli air untuk mencukupi kebutuhannya. Dua jeriken ukuran 30 liter, dihargai Rp 4 ribu.
Warga Tedunan, Sutamah mengatakan, penjual air bersih berasal dari Kecamatan Welahan, Jepara. Setiap hari, ada truk tangki pengangkut air yang datang ke desanya. Berhubung tidak ada pilihan lain, warga pun harus merogoh koceknya untuk mendapat air bersih. (tribuncetak)