HARI RAYA KURBAN
Asto Temukan Beberapa Hewan Kurban Terkena Dehidrasi
Asto Temukan Beberapa Hewan Kurban Terkena Dehidrasi di Kabupaten Semarang
Penulis: puthut dwi putranto | Editor: iswidodo
Laporan Tribun Jateng, Puthut Dwi Putranto
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN- Akibat musim kemarau panjang ini, hewan kurban berpotensi rawan mengalami dehidrasi atau kekurangan air. Hal ini bisa terjadi jika peternak dan penjual hewan kurban kesulitan memperoleh pasokan air bersih.
Seorang peternak asal Polosiri, Bawen, Kabupaten Semarang, Bagor (44), mengatakan, saat kemarau ini, sejumlah peternak di daerahnya kesulitan mendapatkan air bersih guna keperluan minum dan campuran makanan pada sapi.
Akibat kekurangan air bersih ini, beberapa ekor sapi milik peternak kedapatan terkena gejala dehidrasi.
"Padahal sudah menggunakan delapan sumur untuk keperluan ratusan ekor sapi, namun masih kurang airnya, " kata Bagor, Jumat (03/10).
Tanda - tanda kekurangan air pada hewan ternak ini juga ditemukan saat dilakukan inspeksi mendadak oleh Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Semarang di beberapa lokasi penjualan hewan kurban di Kabupaten Semarang.
Kepala Seksi Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Semarang, Asto Kuntoro, menuturkan, pengecekan kesehatan hewan kurban perlu diupayakan sebelum dilakukan penyembelihan nantinya.
Diantaranya, dengan melihat kondisi fisik hewan kurban guna memastikan hewan kurban tidak terserang penyakit hewan atau penyakit yang dapat menular ke manusia.
Dalam pengecekan, ditemukan beberapa hewan kurban mulai terserang dehidrasi karena kurang diberi air minum. Jika tak segera ditangani maka mata hewan jadi merah dan demam. (*)