Longsor Banjarnegara
Jajaran Kodam IV/Diponegoro Terjunkan 556 Personel
Jajaran TNI dari Kodam IV/Diponegoro bersama Polri, Tim Basarnas, Banser dan Relawan hingga Sabtu (13/12) sore, masih terus melakukan evakuasi
Penulis: yayan isro roziki | Editor: rustam aji
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro Roziki
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jajaran TNI dari Kodam IV/Diponegoro bersama Polri, Tim Basarnas, Banser dan Relawan hingga Sabtu (13/12) sore, masih terus melakukan evakuasi di lokasi bencana longsor di dusun Jemblung, Desa sampang, Kecamatan Karangkobar, Banjar negara , Jawa Tengah.
Pantauan di lokasi longsor yang berada di lereng perbukitan Gunung Tlogolele menyulitkan tim dalam melakukan evakuasi dikarenakan akses jalan utama di desa setempat terputus. Untuk menuju kelokasi bencana harus ekstra keras dan harus berhati-hati karena disekitar longsor masih sangat berbahaya suatu saat bisa terjadi longsor susulan.
"Tanahnya labil," kata Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Elphis Rudy, dalam rilis yang diterima Tribun Jateng.
Guna mendukung evakuasi, lanjut dia, jajaran Kodam IV/Diponegoro telah menerjunkan 556 personel. Ratusan personel tersebut terdiri dari Kodim 0704/Bna sebanyak 227 orang, Kodim 0702/Purbalingga 60 orang, Kodim 0701/Banyumas 31 orang, Kodim 0707/Wonosobo 60 orang.
"Selanjutnya, Korem 071/WK 20 orang, Yonif 406 45 orang, Yonif 407 44 orang, Kopasus 30 orang, Denbekang IV-44-01/PWT 20 orang, Denkesyah PWT 12 orang, Denhubrem 071/WK 5 orang dan Denpom PWT 2 orang," rincinya.
Selain itu, guna membantu pengungsi bencana tanah longsor, unsur kekuatan TNI telah menyiapkan tiga unit ambulance, dua unit dapur lapangan dan dua set tenda pleton di lokasi bencana. (*)