Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribun Community

Musang-musang Ini Ternyata Bisa Jinak dan Lucu

Musang-musang Ini Ternyata Bisa Jinak dan Lucu. Musang itu dipelihara sejak bayi sehingga mudah dijinakkan

Penulis: puthut dwi putranto | Editor: iswidodo
TRIBUNJATENG.COM/PUTHUT DWI PUTRANTO
Musang-musang Ini Ternyata Bisa Jinak dan Lucu 

TRIBUNJATENG.COM - Ternyata hewan musang yang dikenal suka mencuri ayam bisa menjadi peliharaan yang jinak dan lucu. Hal itu dibuktikan belasan pemuda dari Kabupaten Demak. Mereka memelihara hewan Nokturnal ini sejak bayi sehingga berubah image jauh dari kesan liar. Seminggu dua kali, belasan warga yang tergabung dalam Pemuda Pecinta Musang terbiasa mengajak musang peliharaannya berjalan jalan di seputar alun alun Demak pada pagi hari.

Mereka sengaja rutin membawa hewan peliharaannya itu agar bisa beradaptasi dengan manusia.
Meski terlihat lucu, beberapa warga masih canggung melihat keberadaan musang ini. Sesekali mereka tercengang melihat hewan bermuka seram itu berlari di atas badan pemiliknya.

Namun setelah warga yang penasaran mulai mendekat serta membelai bulu musang yang lebat, mereka mulai menyadari jika musang itu bersahabat. Warga baru paham, ternyata hewan pemanjat yang baik ini dapat berinteraksi dengan manusia.

Ahmad (32), warga Grobogan yang berkunjung ke lokasi sempat ngeri saat kali pertama melihat musang. Tapi setelah dia memperhatikan tingkah lucu hewan ini, Ahmad pun mulai gemas. Ahmad lalu menggendong hewan itu dan membiarkan musang menggigit kain jaketnya. Ahmad berharap agar musang bisa dilestarikan.

"Apalagi musang ternyata juga jinak kepada anak kecil," kata Budi, di Alun-alun Demak, Senin (5/1) pagi.

Musang hewan yang dikenal gemar mencuri ayam teryata bisa jinak dan bertingkah lucu bila kita sudi memeliharanya bukan malah menembakinya seperti layaknya hewan predator.

Hal serupa dialami oleh Nadiah Sulkan (24), warga Kota Demak. Awalnya dirinya juga takut dengan hewan musang bergigi tajam itu. Namun tak berselang lama usai memberanikan diri bermain dengan musang. Nadiah mulai terbiasa dengan musang yang bertingkah lucu di atas badannya.

"Lucu banget musang ini. Aku pengen memeliharanya," kata mahasiswi universitas swasta di Semarang ini.

Ananto Widaryanto (26), pecinta musang, mengatakan, memelihara musang hingga menjadi jinak, tidak sesulit yang dibayangkan. Prinsipnya, seseorang terlebih dahulu harus menyukai musang tersebut. Tentunya, musang yang akan dipelihara harus sejak bayi agar hewan ini hapal dengan pemiliknya. Dalam keseharian, musang dipelihara di kandang.

Memberi makan pun cukup dengan buah pisang atau buah pepaya yang disuapkan sedikit demi sedikit. Terkadang musang diberi makan nasi dicampur kepala ayam yang sudah direbus. "Minuman bisa diberi air matang atau susu, " ujarnya.

Setiap hari musang dibiarkan beberapa menit di lapangan berumput, karena musang sangat gemar menyantap rumput untuk pencernaannya. Musang juga harus diajak berjalan-jalan supaya bisa mengenal lingkungan dan manusia.

"Bila musang tersebut belum jinak sebaiknya diberi tali pengikat agar tidak kabur. Musang dikatakan sudah jinak bila tidak banyak tingkah. Terlihat tenang jika didekati oleh orang asing. Jangan lupa selalu menjaga kebersihannya apalagi seusai berlarian di lapangan, " jelasnya.

Menurut pecinta musang lainnya, Putri Anggar Sari (24), memelihara musang butuh kesabaran. Karena saat awal memeliharanya, musang terkadang kabur jika dilepas. Namun hal itu bukan masalah bagi dia. Karena lama kelamaan musang akan jinak dengan sendirinya. "Bisa menghilangkan kejenuhan mas. Lucu kalau jinak bisa diajak main," imbuhnya.(Puthut Dwi Putranto)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved