Pasar Bulu Semarang
Capai Naik Tangga, Ny Didik Tak Bertemu Pedagang Langganan Pasar Bulu
Capai-capai Naik Tangga, Ny Didik Tak Bertemu Pedagang Langganan Pasar Bulu
Penulis: abdul arif | Editor: iswidodo
Laporan Tribun Jateng, Abdul Arief
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Ny Didik (59) warga Kumudasmoro Pamularsih kecele saat pedagang yang dicarinya tak ada di lantai 2 Pasar Bulu Semarang, Senin (2/3). Padahal, dia sudah capai-capai berjalan menaiki tangga.
"Capai naik ke atas. Ya kalau dapat barangnya tak apa. Kalau tidak?" ketusnya.
Ny Didik pun lega lantaran pedagang yang dicarinya membuka lapak di luar gedung. Ya, Gedung Pasar Bulu yang megah rupanya tak membuat sejumlah pedagang merasa nyaman berjualan. Hal itu dirasakan oleh Ny Dimas, seorang penjual daging ayam. Dia mengatakan, ketika jam sudah menunjukkan 14.00 rasa khawatir muncul. Daging ayam dagangannya masih banyak sementara waktu semakin mendekati sore hari.
Bagi Ny Dimas, tak ada pilihan selain keluar dari lokasi jualan yang berada di lantai 2 gedung pasar. Dia membuka lapak di pinggir jalan di belakang gedung pasar. Dibantu oleh saudaranya, dia memindahkan sisa dagangannya.
"Mulai pukul 12.00 ke atas pembeli mulai berkurang. Kalau sudah pukul 15.00 sudah sepi. Makanya pedagang banyak yang turun. Pembeli malas harus naik ke lantai 2," ungkapnya kepada Tribun Jateng.
Ny Dimas berdagang di pasar sejak 2002 lalu. Menurut dia, sejak menempati gedung baru omzet penjualannya berkurang drastis. Menurut dia, lokasi jualan yang berada di lantai 2 cukup susah diakses. Terlebih pelanggannya kebanyakan warga yang tak muda lagi. (*)